Suara.com - Pada tahun 2025, Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief atau Asyifa Latief disebut-sebut oleh media dalam pusaran dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Indonesia periode 2018–2023, yang tengah diusut oleh Kejaksaan Agung RI. Hingga saat ini, keterlibatannya belum secara resmi dikonfirmasi sebagai tersangka, dan masih dalam proses penyelidikan.
Pihak berwenang belum merilis detail resmi terkait peran Asyifa dalam perkara tersebut, namun namanya muncul dalam laporan keuangan dan struktur organisasi perusahaan yang diduga terlibat dalam distribusi atau perdagangan minyak mentah selama periode tersebut.
Berikut adalah profil singkat Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief, yang dikenal sebagai Asyifa Latief, Miss Indonesia 2010, yang belakangan ramai diperbincangkan karena diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah Indonesia periode 2018–2023.
Profil Singkat
Nama lengkap: Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief
Nama panggilan: Asyifa Latief
Tempat, tanggal lahir: Bandung, 20 September 1988
Pendidikan: Lulusan Universitas Pelita Harapan, jurusan Ilmu Komunikasi
Prestasi:
- Dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2010
- Mewakili Indonesia dalam ajang Miss World 2010 di China
- Aktif di bidang sosial, modeling, dan public speaking
Karier dan Masa Sekolah
Setelah memenangkan Miss Indonesia 2010, Asyifa Latief aktif di dunia hiburan, menjadi pembicara publik, model, dan sempat tampil dalam berbagai acara televisi. Ia juga dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap isu sosial dan pemberdayaan perempuan.
Masa-masa sekolah Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief (Asyifa Latief) adalah sebagai berikut.
Pendidikan Dasar hingga Menengah
Asyifa menjalani pendidikan dasar dan menengah di Bandung, kota kelahirannya. Ia dikenal sebagai siswi yang aktif dan berprestasi, terutama dalam kegiatan akademik dan ekstrakurikuler. Sejak kecil, Asyifa menunjukkan minat pada dunia public speaking, modeling, dan organisasi, yang kelak mendukung kariernya di dunia pageant.
Baca Juga: Ini Kontribusi Pertamina untuk Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Pendidikan Tinggi
Asyifa melanjutkan kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPH), mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Di bangku kuliah, ia aktif dalam kegiatan kampus, termasuk debat, presentasi, dan kegiatan sosial.
Rekan-rekan Asyifa yang mengenal Asyifa sejak sekolah mengenalnya sebagai pribadi cerdas, percaya diri, dan komunikatif, dengan kepedulian tinggi terhadap sesama. Citra ini menguatkan posisinya saat mengikuti pemilihan Miss Indonesia 2010.
Ringkasan Perkembangan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah 2018-2023
Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Indonesia periode 2018–2023 saat ini ditangani oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Latar belakang kasus dimulai dari dugaan korupsi berkaitan dengan pengelolaan dan penjualan minyak mentah serta kondensat bagian negara yang dilakukan oleh pihak swasta bekerja sama dengan pejabat tertentu. Penjualan dilakukan tidak sesuai mekanisme resmi, diduga menyebabkan kerugian negara hingga triliunan rupiah. Ringkasnya, berikut kronologi perkembangan kasus korupsi tata kelola minyak mentah 2018-2023.
1. Awal Penyidikan (Februari 2024).
Kejagung membuka penyelidikan atas laporan dugaan penyimpangan dalam penjualan minyak mentah bagian negara oleh entitas tertentu.
2. Penetapan Tersangka (Maret–April 2025).
Berita Terkait
-
Siapa Miss Indonesia 2010? Diduga Terima Aliran Dana dari Tersangka Korupsi Pertamina
-
Hasil Proliga 2025: Nodai Comeback Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro ke Grand Final
-
Ketua IKADIN Minta Opini Advokat di Luar Ruang Sidang Tak Dibatasi dalam RKUHAP
-
Pertamina Dorong Ketahanan Pangan Desa Lewat Program Desa Energi Berdikari
-
Prabowo Ultimatum Pejabat dan Birokrat: Jangan Selewengkan dan Korupsi Anggaran Rakyat!
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara