Suara.com - Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Nicolas D. Kanter mengakui bahwa kondisi ketidakpastian ekonomi global yang terjadi saat ini membawa berkah bagi kinerja perusahaannya.
Dia bahkan mengaku "sangat happy" dengan kondisi saat ini, terutama karena lonjakan harga komoditas seperti emas yang menjadi bisnis inti Antam.
Perasaan senang ini disampaikan Nico panggilan akrabnya dalam program siniar wawancara khusus Suara.com dan IDNFinancials.com betajuk Meet The CEO, pada Kamis (8/5/2025).
"Kalau saya mau selfish ya saya tentunya menikmati dan lebih senang keadaan seperti ini walaupun ekonominya kelihatannya mungkin sedikit agak volatile tapi dengan harga (komoditas emas) yang melonjak seperti ini dan Antam itu kita diuntungkan sebagai perusahaan. Saya akan nikmati itu dan saya akan syukuri yang ada sekarang," ungkap Nico dengan nada terus terang.
Meski demikian, Nico juga menunjukkan kesadarannya sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Ia menekankan pentingnya melihat situasi secara holistik dan berharap kondisi yang menguntungkan bagi Antam ini dapat seimbang dengan kepentingan terbaik negara secara keseluruhan.
"Jadi kalau tanya pilihan ya mungkin sebagai CEO dari Antam saya akan memilih mungkin ya seperti ini tapi kan kita juga adalah orang Indonesia yang mesti melihat secara holistik gitu ya nah itu yang kita mesti mudah mudahan itu akan balance ya sesuai dengan yang terbaik buat the country itu kira kira kalau saya bisa jawab," lanjutnya.
Lebih lanjut, Nico mengatakan perjalanan dirinya menjadi orang nomer satu di perusahaan tambang plat merah ini tak mulus-mulus saja, dia bilang pun menyinggung pengalaman pahit yang dialami Antam pada tahun sebelumnya terkait proses perizinan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan keluarnya izin RKAB sempat menjadi kontributor utama tantangan bagi perusahaan.
"Di tahun yang lalu kita mengalami masa dimana perijinan RKAB kita ini perusahaan tambang itu menjadi salah satu kontributor utama buat kita ternyata tidak keluar ada yang keluar di pertengahan tahun bahkan di Q3 yang paling besar aset kita keluarnya di Q4 jadi all the numbers in the mid year itu is so sad dan sangat mendemotivasi kita," beber dia.
Namun, ia memberikan apresiasi atas ketangguhan tim operasional Antam yang terus berupaya memberikan yang terbaik dan melihat tantangan perizinan ini sebagai pemicu untuk tidak menyerah.
Baca Juga: Harga Emas Antam Terus Merosot Tajam Hingga Dibanderol Rp1.926.000/Gram
"Tapi fortunately kita terus memberikan apa yang terbaik ya kita memberikan tantangan kepada orang orang dioperasi kita semua bahwa kita tidak boleh menyerah dan melihat keadaan ini sebagai suatu challenge," pungkasnya, menyiratkan bahwa semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan Antam di tengah berbagai rintangan.
Berdasarkan laporan keuangan, Antam meraih laba bersih Rp3,85 triliun pada 2024, meningkat 25 persen dari capaian laba bersih pada tahun sebelumnya sebesar Rp3,08 triliun.
Perseroan membukukan pendapatan Rp69,19 triliun pada 2024 yang merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah. Selaras dengan itu, EBITDA ANTM mencapai Rp6,73 triliun, naik 3 persen dari 2023 yang sebesar Rp6,55 triliun.
Kinerja keuangan Antam yang positif menunjukkan ketangguhan perusahaan dalam menghadapi tantangan pada tahun lalu yang dipengaruhi oleh dinamika regulasi sekaligus ketidakpastian kondisi global.
Sepanjang 2024, Antam mencatatkan laba kotor Rp6,5 triliun dengan laba usaha Rp3 triliun, naik 15 persen secara tahunan. Peningkatan laba operasional tersebut berasal dari kenaikan pendapatan yang disertai pengelolaan beban usaha yang optimal di mana beban usaha turun sekitar 5 persen menjadi Rp3,5 triliun.
Dari sisi neraca, Antam mencatat kenaikan aset dari Rp42,85 triliun di 2023 menjadi Rp44,52 triliun pada akhir 2024. Di periode yang sama, posisi ekuitas perseroan juga tumbuh 3 persen menjadi Rp32,2 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah
-
Chatib Basri Blak-blakan ke Prabowo soal Tergerusnya Kepercayaan pada Pemerintah
-
Indonesia Tak Bisa Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini, Airlangga Bongkar Alasannya
-
Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana
-
Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi
-
Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027
-
Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana
-
Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi
-
Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana