Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), memulai hari ini dengan menguat, tetapi penguatan itu hanya sementara karena langsung menuju zona merah. IHSG dibuka di level 7.113.
Mengutip data RTI Business, pada pukul 09.09 WIB, IHSG memerah ke level 7.104 atau turun 2,3 poin, secara presentase turun 0,03 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,27 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp1,93 triliun, serta frekuensi sebanyak 145.628 kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 266 saham bergerak naik, sedangkan 171 saham mengalami penurunan, dan 194 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang mendorong penguatan IHSG hari ini diantaranya, COCO, KBLV, TOBA, LMAX, IOTF, PRIM, ADRO, MEDC, NINE, BIRD, ADMR, MDKA.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan hari ini diantaranya, DKHH, NAIK, AREA, HAJJ, ISEA, MPOW, FAST, BAIK, TGUK, SOLA, DNAR, TAYS, CBDK.
Proyeksi Hari Ini
diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan awal pekan ini, Senin (19/5). Pada jelang akhir pekan lalu IHSG ditutup naik sebesar 0,94 persen disertai dengan aksi beli bersih investor asing (net buy) mencapai sekitar Rp810 miliar.
Penguatan ini terutama ditopang oleh sentimen positif dari pasar global serta optimisme terhadap perbaikan pertumbuhan ekonomi di China.
Baca Juga: IHSG Optimis Menguat Hari Ini, Cek Saham-saham Paling Banyak Diborong Investor
Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area resistance 7.150.
"Kinerja bursa global yang positif, khususnya Wall Street, serta optimisme terhadap perbaikan ekonomi China memberikan dorongan tambahan bagi pasar saham domestik. Kami melihat adanya potensi penguatan lanjutan dengan target teknikal di 7.150 dan resistance berikutnya di 7.200. Sementara itu, area support berada di kisaran 7.000–7.050," ujar Fanny dalam riset hariannya seperti dikutip, Senin (19/5/2025).
Sinyal penguatan juga terlihat dari aksi beli investor asing yang cukup besar di saham-saham unggulan seperti BMRI, GOTO, ANTM, TLKM, dan BBCA.
Sementara itu, sentimen eksternal turut memberikan pengaruh signifikan terhadap arah pergerakan pasar. Bursa saham Amerika Serikat (AS) melesat pada Jumat pekan lalu, mencatatkan kenaikan mingguan yang solid.
Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,70 persen, Nasdaq Composite naik 0,52 persen, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,78 persen. Secara mingguan, Nasdaq mencatatkan penguatan tertinggi sebesar 7,2 persen, didorong lonjakan saham teknologi seperti Nvidia (+16 persen), Meta Platforms (+8 persen), Apple (+6 persen), dan Microsoft (+3 persen).
Kinerja positif tersebut terjadi meski data sentimen konsumen dari University of Michigan menunjukkan pelemahan, dengan indeks berada di posisi terendah kedua sepanjang sejarah, serta ekspektasi inflasi setahun ke depan meningkat menjadi 7,3 persen dari 6,5 persen bulan sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi