Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) bersama dengan Future Fund Australia menjalin kolaborasi untuk memperkuat investasi di tingkat global.
Future Fund Australia mendukung keanggotaan bagi Danantara Indonesia di International Forum of Sovereign Wealth Fund (IFSWF), sehingga dapat memfasilitasi kerja sama antara kedua pihak.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyambut baik dukungan keanggotaan dari Australia dan meyakini kerja sama strategis dengan Future Fund Australia akan semakin memperkuat posisi Danantara Indonesia dalam ekosistem investasi global.
“Kami menyambut dengan penuh apresiasi dukungan pemerintah Australia terhadap Danantara Indonesia,” ujar Rosan menukil Antara, Senin (19/5/2025).
Ia mengatakan, keanggotaan dalam IFSWF yang bisa memfasilitasi kemitraan strategis dengan Future Fund Australia, merupakan langkah penting untuk memperkuat posisi Danantara Indonesia sebagai mitra investasi global yang kredibel.
“Kami meyakini kemitraan dengan institusi investasi global seperti Future Fund akan membuka peluang baru untuk pembiayaan proyek strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Rosan menambahkan.
Kemitraan dengan Future Fund, menurut Rosan Roeslani, merupakan langkah penting memperkuat posisi Danantara Indonesia sebagai mitra investasi global yang kredibel.
“Kami meyakini kemitraan dengan insititusi investasi global seperti Future Fund akan membuka peluang baru untuk pembiayaan proyek strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” papar Rosan dengan nada percaya diri.
Danantara, kata dia, terbuka terhadap kerja sama dengan mitra global. Lembaga yang dibentuk pada 24 Februari lalu diharapkan jadi katalis pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: OJK Sebut Emak-emak Pelaku UMKM Sering Terkena Penipuan Layanan AI
Rosan memastikan Danantara Indonesia akan selalu berkomitmen untuk menjadi katalis pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta terus membuka diri terhadap kerjasama dengan mitra global dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju.
Sejak dibentuk pada 2006, total nilai dana yang dikelola oleh Future Fund Australia per mencapai lebih dari 307 miliar dolar Australia pada kuartal I-2025
Sementara itu, International Forum of Sovereign Wealth Fund (IFSWF) adalah organisasi pengelola dana kekayaan global yang menaungi beberapa lembaga pengelola dana investasi atau SWF (Sovereign Wealth Fund) dari sejumlah negara. Future Fund merupakan salah satu anggota, bersama dengan Qatar Investment Authority (QIA), Qatar Investment Authority (QIA), Korea Investment Corporation (KIC), dan lainnya.
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah melangsungkan pertemuan Indonesia-Australia Annual Leaders’ Meeting di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Beberapa kesepakatan yang tercapai antara kedua pemimpin dituangkan dalam joint communique, diantaranya pengakuan tentang potensi besar Danantara Indonesia dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional dan menarik investasi institusional berskala global.
Untuk diketahui, Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan PM Australia Anthony Albanese itu juga menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama pada bidang ekonomi.
Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, kedatangan PM Anthony di Indonesia menjadi babak awal dimulainya kunjungan resmi yang rencananya akan berlangsung sejak tanggal 14 hingga 16 Mei 2025 mendatang, sebagai langkah untuk melakukan pertemuan tete-a-tete dan pertemuan bilateral bersama dengan delegasi masing-masing negara.
Melalui kunjungan tersebut, kedua negara menyoroti pentingnya penguatan hubungan strategis antara Indonesia dan Australia di kawasan Indo-Pasifik.
"Mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu, 14 Mei 2025, kedatangan PM Anthony disambut oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Sugiono," ungkap Haryo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik