- Transaksi cepat dan efisien
Hanya butuh ponsel dan koneksi internet, pembayaran bisa selesai dalam hitungan detik.
- Kemudahan untuk UMKM
Pedagang tidak perlu mendaftar ke banyak platform pembayaran digital; cukup satu kali pendaftaran QRIS untuk menjangkau semua.
- Praktis
Tidak perlu membawa uang tunai atau repot dengan kembalian.
- Tingkat keamanan tinggi
Setiap transaksi membutuhkan autentikasi dan seluruh riwayat transaksi tercatat digital.
- Biaya terjangkau
BI menetapkan tarif MDR (Merchant Discount Rate) sebesar 0,7%, dan bahkan gratis bagi usaha mikro.
- Mencegah uang palsu
Tidak melibatkan uang fisik sehingga aman dari peredaran uang palsu.
- History transaksi tercatat rapi
Membantu pelaku usaha mengelola laporan keuangan dan pelanggan menelusuri pembayaran dengan mudah.
Manfaat QRIS bagi Inklusi Keuangan Nasional
Tidak hanya mempermudah transaksi, QRIS juga berkontribusi pada inklusi keuangan. Melalui QRIS, masyarakat yang belum memiliki rekening bank tetap bisa melakukan transaksi digital menggunakan aplikasi dompet elektronik.
Hal itu sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan keuangan digital ke seluruh penjuru negeri.
Bagi pelaku usaha mikro hingga besar, sistem ini memberikan kemudahan bertransaksi dan memperluas jangkauan pelanggan, terutama di era digitalisasi ekonomi.
Untuk diketahui, penggunaan QRIS melonjak tajam saat pandemi Covid-19 karena sifatnya yang tanpa kontak (contactless), sejalan dengan protokol kesehatan.
Salah satu layanan berbasis QRIS yang kini banyak digunakan adalah Digibank QRIS. Lewat aplikasi Digibank by DBS, pengguna bisa bertransaksi cepat tanpa membawa uang tunai atau kartu kredit fisik.
Layanan ini bahkan memberikan limit transaksi hingga Rp 10 juta per hari serta promo menarik di berbagai merchant.
Penggunaan QRIS seperti Digibank QRIS menjadi bukti bahwa sistem pembayaran ini terus berevolusi mengikuti kebutuhan masyarakat dan pelaku bisnis.
Dengan teknologi yang terus berkembang, QRIS diyakini akan semakin masif digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, Indonesia bergerak menuju ekosistem digital yang terintegrasi. Sistem ini mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional dan membuka akses bagi masyarakat luas untuk bertransaksi secara modern dan efisien.
Melalui penguatan regulasi, edukasi masyarakat, dan inovasi teknologi oleh penyedia layanan keuangan, QRIS akan menjadi fondasi penting dalam transformasi sistem pembayaran di Indonesia untuk tahun-tahun mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
Indeks Keyakinan Konsumen Turun ke 117,8 pada Juni 2026, BI: Masyarakat Masih Optimistis
-
Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T
-
Neraca Perdagangan Indonesia Defisit 1,61 Miliar Dolar AS pada Mei 2026, BI Bakal Lakukan Ini
-
Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali
-
Transaksi Digital Makin Praktis, Cara Baru UMKM Kelola Pembayaran Bisnis
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?
-
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
-
MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini
-
Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker
-
Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru
-
8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya
-
Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini
-
OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar
-
70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah