Lauder juga seorang dermawan dan kolektor seni yang berdedikasi. Pada tahun 2013, ia menyumbangkan 78 koleksi seni kubisme ke Metropolitan Museum of Art di New York City — sumbangan filantropi tunggal terbesar dalam sejarah Met, menurut Estée Lauder. Ia juga mendirikan pusat penelitian seni modern di Met, yang mendukung beasiswa, pameran, dan kuliah umum.
Ia juga seorang advokat penelitian kanker dan menjabat sebagai ketua kehormatan di dewan direksi Breast Cancer Research Foundation. Pada tahun 1998, Lauder dan saudaranya, Ronald S. Lauder, mendirikan Alzheimer’s Drug Discovery Foundation, yang mendukung penelitian obat untuk mencegah, mengobati, dan menyembuhkan Alzheimer.
“Dampaknya akan terasa bagi generasi mendatang berkat filantropi, advokasi, dan kreativitasnya yang tak kenal lelah dalam mengatasi beberapa tantangan terbesar di dunia. Jumlah kehidupan yang ia sentuh dan pengaruhi secara positif dalam semua usahanya tidak terhitung,"kata Ronald Lauder, 81, yang menjabat sebagai ketua Clinique Laboratories.
Keluarga pendiri perusahaan tetap menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut, dan tiga anggotanya menjabat di dewan direksi. Ia meninggalkan istrinya, Judy Glickman Lauder, dan putra-putranya William dan Gary.
Lauder juga dikenal karena koleksi kartu posnya yang banyak. Pada tahun 2012, Museum of Fine Arts di Boston membuka pameran yang berisi 700 kartu posnya, yang termasuk dalam 120.000 kartu pos yang ia hadiahkan kepada lembaga tersebut.
Lauder kemudian menyumbangkan koleksi kartu pos Oilette miliknya ke Perpustakaan Newberry di Chicago; ia juga mendanai digitalisasi kartu-kartu tersebut.
Sebagian besar kegiatan filantropi Lauder difokuskan pada seni dan budaya. Sebagai donatur lama Whitney Museum of American Art di New York City, ia bergabung dengan dewan akuisisi lembaga tersebut pada tahun 1971 dan menjadi presiden pada tahun 1990.
Lauder telah menyumbangkan uang dan karya seni kepada Whitney, dan menjadi pengumpul dana paling produktif bagi museum tersebut.
Pada tahun 2008, ia menyumbangkan 131 juta dolar AS kepada Whitney, sumbangan terbesar dalam sejarah museum tersebut.
Baca Juga: Viral Sering Mengumpat ke Kaum Miskin, Timothy Ronald Jadi Miliarder Lewat Kripto
Lauder juga telah mensponsori berbagai pameran di Whitney melalui dana yang ia kelola bersama istrinya. Di tempat lain di New York City, ia telah menyumbang dalam jumlah besar kepada Metropolitan Museum of Art.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam