Suara.com - IDSurvey, yang menaungi LPH PT SUCOFINDO dan LPH PT Surveyor Indonesia, memainkan peran vital dalam proses sertifikasi halal.
“LPH SUCOFINDO dan Surveyor Indonesia menjadi jembatan penting dalam menjamin kepatuhan produk terhadap persyaratan halal nasional. Di tengah derasnya perdagangan global, kehadiran LPH sangat membantu BPJPH menjaga integritas sistem JPH,” ujar Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan saat berkunjung di booth IDSurvey, ditulis Selasa (24/5/2025).
Ahmad Haikal Hasan selanjutnya menjelaskan bahwa LPH SUCOFINDO dan Surveyor Indonesia bukan hanya sebagai mitra teknis, tapi juga strategis.
“Dengan dukungan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) SUCOFINDO–Surveyor Indonesia dan lainnya, kami optimis sistem halal Indonesia akan semakin kokoh, terpercaya, dan diakui dunia. Ke depan, kami berharap semakin banyak pelaku usaha—baik UMK maupun industri menengah, dan industri besar —yang proaktif dalam sertifikasi halal, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Karena jaminan halal bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga tentang daya saing, keberkahan, dan perlindungan konsumen,” kata Ahmad Haikal Hasan.
Selanjutnya, Nurhayati, Pimpinan KSO SUCOFINDO - SURVEYOR INDONESIA (KSO SCISI) mengatakan bahwa barang impor yang masuk ke Indonesia diharapkan dapat memenuhi persyaratan halal baik itu melalui sertifikasi halal yang dilakukan di luar negeri maupun dengan LPH yang ada di dalam negeri.
“KSO SUCOFINDO – Surveyor Indonesia mendukung upaya pemerintah dalam memastikan bahwa semua produk halal yang akan masuk ke wilayah Indonesia sudah memiliki sertifikat halal, baik sertifikat halal yang dikeluarkan oleh LPH di luar negeri maupun di dalam negeri”.
Rohindra Meison, Wakil Pimpinan KSO SCISI menambahkan “Kedua LPH SUCOFINDO dan Surveyor Indonesia menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem halal di Indonesia”.
Sebagai bagian dari IDSurvey, LPH SUCOFINDO dan LPH Surveyor Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi strategis dalam penguatan ekosistem halal nasional.
Peran LPH tidak hanya terbatas pada fasilitasi sertifikasi bagi pelaku usaha dalam negeri, tetapi juga berfungsi sebagai garda terdepan dalam mensertifikasi produk impor agar sesuai dengan persyaratan jaminan produk halal nasional sebelum beredar di pasar Indonesia.
Baca Juga: Pasar Global Butuh Transparansi, Indonesia Jawab dengan Sistem Sertifikasi Sawit Terintegrasi
IDSurvey, singkatan dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Surveyor Indonesia, dan PT Sucofindo, adalah holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa survei.
Pembentukan IDSurvey bertujuan untuk mengintegrasikan kekuatan dan keahlian ketiga perusahaan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
Sebagai holding, IDSurvey berfokus pada penyediaan layanan Testing, Inspection, Certification (TIC), serta konsultasi yang komprehensif untuk berbagai sektor industri. Ini mencakup infrastruktur, energi, pertambangan, pertanian, dan manufaktur.
Melalui layanan-layanan ini, IDSurvey berperan penting dalam memastikan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan proyek-proyek strategis nasional.
Salah satu fokus utama IDSurvey adalah mendukung pengembangan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Hal ini dilakukan melalui jasa inspeksi, pengujian material, sertifikasi, dan konsultasi teknis. Dengan memastikan kualitas dan keamanan infrastruktur, IDSurvey berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, IDSurvey juga berperan dalam mendukung daya saing industri nasional melalui sertifikasi produk, pengujian kualitas, dan konsultasi manajemen.
Dengan membantu perusahaan memenuhi standar kualitas internasional, IDSurvey memfasilitasi akses pasar global dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk Indonesia.
Dengan sinergi dari ketiga perusahaan anggotanya, IDSurvey memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama di pasar jasa survei global.
Melalui inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia yang berkualitas, IDSurvey berkomitmen untuk mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Saham MGLV Naik 4.271 Persen, Kini Resmi Dikuasai Raksasa Data Center
-
Profil PT Hillcon Tbk (HILL), Harga Sahamnya Anjlok Parah Usai Gugatan PKPU
-
Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?
-
Saham BUMI Diborong Lagi, Target Harganya Bisa Tembus Level Rp500?
-
Eks Bos GOTO Resmi Masuk Jajaran MGLV, Bakal Masuk Sektor Teknologi?
-
Bocoran Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Dari Internal?
-
Riza Chalid Punya Anak Berapa? Putranya Kini Terancam Bui 18 Tahun
-
Emiten WTON Masuk Daftar 13% Perusahaan Top Konstruksi Dunia
-
BI Siapkan Rp 185,6 Triliun, Begini Cara Tukar Uang Lebaran
-
Aturan WFA Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Diminta Ikuti Regulasi