Suara.com - Dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika dan tantangan global yang kian kompleks, PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) menjalin kemitraan strategis dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI atau Indonesia Eximbank). Kolaborasi ini secara resmi ditandai melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang diselenggarakan di Banking Hall, Kantor Pusat KB Bank di Jakarta.
Perjanjian kerja sama tersebut mencakup penyediaan fasilitas pembiayaan dari KB Bank yang akan dialokasikan untuk mendukung peningkatan kapasitas pembiayaan ekspor nasional. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing pelaku usaha Indonesia, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar mampu merambah pasar ekspor dan bersaing di tingkat global secara lebih efektif.
Kerja sama ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya tekanan global, termasuk ketidakpastian geopolitik, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kondisi likuiditas yang semakin ketat di pasar keuangan internasional. Dalam konteks tersebut, sinergi antara KB Bank dan LPEI menjadi langkah konkret dalam menjaga kesinambungan dan keberlanjutan sektor ekspor yang selama ini menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara menyeluruh.
Acara penandatanganan perjanjian ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen senior dari kedua institusi. Dari pihak KB Bank, hadir Wakil Direktur Utama Robby Mondong yang didampingi oleh Direktur Kredit Henry Sawali. Sementara itu, LPEI diwakili oleh Anwar Harsono selaku Pelaksana Tugas Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, dan Teknologi Informasi.
Dalam sambutannya, Robby Mondong menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan wujud konkret dari komitmen KB Bank untuk mendukung program-program strategis pemerintah dalam mendorong ekspor nasional serta memberdayakan sektor usaha domestik.
“Kami percaya bahwa mendorong pertumbuhan sektor ekspor adalah bagian penting dari penguatan ekonomi Indonesia. Sinergi bersama LPEI menjadi momentum penting untuk memberikan akses pembiayaan yang lebih kuat dan berdaya saing bagi eksportir dalam negeri, terutama UMKM berorientasi ekspor,” ungkap Robby dalam keterangan persnya pada Rabu, (25/6/2025).
Anwar Harsono menambahkan, kolaborasi dengan perbankan seperti KB Bank akan memperkuat peran LPEI dalam memperluas cakupan layanan pembiayaan ekspor, sekaligus membantu pelaku usaha nasional untuk tetap tangguh di tengah ketidakpastian global serta mampu memaksimalkan potensi pasar luar negeri. “Dukungan dari mitra strategis seperti KB Bank sangat dibutuhkan dalam memperkuat peran LPEI sebagai Special Mission Vehicle pemerintah, guna memfasilitasi pelaku ekspor nasional secara lebih luas, efektif, dan optimal,” tutur Anwar.
Lebih dari itu, kehadiran KB Bank sebagai bagian dari kelompok keuangan global asal Korea Selatan, KB Financial Group juga mencerminkan pengakuan dari institusi keuangan internasional terhadap kredibilitas dan peran strategis LPEI dalam ekosistem ekspor nasional. Sinergi ini tidak hanya mempererat kolaborasi antar lembaga di dalam negeri, namun juga mencerminkan kepercayaan dari pemangku kepentingan internasional terhadap LPEI sebagai mitra yang mampu secara konsisten mendukung pembiayaan sektor ekspor Indonesia.
Hadirkan Inklusif dan Berkelanjutan
Baca Juga: Indonesia Selangkah Lagi Menuju Perdagangan Bebas Rp460 Triliun dengan Uni Eropa Lewat IEU-CEPA
Sebagai entitas yang tergabung dalam KB Financial Group (“KBFG”), salah satu grup keuangan terbesar di Asia yang berbasis di Korea Selatan, KB Bank membawa pendekatan kolaboratif dengan mengoptimalkan jaringan internasional yang dimiliki serta keahliannya dalam menciptakan solusi pembiayaan yang kompetitif, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan spesifik pelaku usaha di Indonesia.
Dukungan terhadap LPEI juga mencerminkan aspirasi KB Bank untuk memainkan peran katalis dalam mendorong transformasi struktur ekonomi nasional yang berbasis ekspor. Lebih jauh, kemitraan ini membuka peluang kerja sama pembiayaan jangka panjang untuk sektor-sektor strategis yang memiliki potensi besar dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional, seperti sektor manufaktur, pertanian modern, dan industri kreatif.
“Ke depan, kami optimis kerja sama ini akan terus berkembang dalam bentuk sinergi program dan solusi finansial lainnya. Dengan memperkuat peran intermediasi kami dalam penyaluran kredit yang produktif, KB Bank siap menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Robby.
KB Bank dan LPEI menyampaikan optimisme mereka bahwa kemitraan ini akan mampu menciptakan ekosistem ekspor nasional yang lebih tangguh, inklusif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan maupun peluang yang timbul dari dinamika ekonomi global. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam perjalanan kedua institusi dalam merancang dan menghadirkan solusi keuangan inovatif yang mampu memberdayakan pelaku usaha nasional serta meningkatkan daya saing Indonesia di panggung internasional. ***
Berita Terkait
-
Perang Iran-Israel Mengancam PHK? Menaker Bicara soal Tindakan yang Akan Dilakukan Pemerintah
-
Wilmar Buka Suara Soal Uang Rp 11,8 Triliun yang Disita Kejagung, Begini Katanya
-
Jejak Gelap Marcella Santoso, Tersangka Korupsi Belasan Triliun yang Akui Sebar Hoaks RUU TNI
-
Penampakan Gunungan Uang Rp 2 Triliun Hasil dari Korupsi CPO
-
6 Fakta Kasus Korupsi Wilmar Group, Penampakan Uang Sitaan 11 T jadi Viral
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun