Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis di perdagangan Jumat, 4 Juli 2025 pagi. IHSG dibuka berada di zona hijau menuju ke level 6.893.
Mengutip data RTI Business, IHSG pukul 09.10 WIB masih menghijau ke level 6.893 atau naik 15,68 poin, secara presentase naik 0,23 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,08 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 991,17 miliar, serta frekuensi sebanyak 97.923 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 230 saham bergerak naik, sedangkan 163 saham mengalami penurunan, dan 196 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, GTBO, COCO, SAPX, SBMA, FAST, GRPM, NINE, KRAS, JATO, BDKR, INPS, YUPI, BRIS, GOTO.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, CSMI, CINT, KRYA, ASSA, IOTF, RUIS, LABA, HAJJ, TOWR, OPMS, GZCO, NZIA, SPRE, HATM
Proyeksi IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak sideways cenderung menguat pada perdagangan hari ini, setelah kemarin (3/7) ditutup melemah tipis sebesar 0,05 persen ke level 6.878. Tekanan jual dari investor asing masih berlanjut dengan mencatatkan net sell sebesar Rp 6,9 miliar di pasar reguler.
Menurut Kevin Juido Hutabarat, Senior Retail Research Analyst BNI Sekuritas, IHSG berpotensi menguat hari ini dengan kisaran area resistance di 6.900–6.923 dan support di 6.850–6.811.
Baca Juga: Gen Z dan Milenial Terjebak Perangkap Trading? Finex Ungkap Bahayanya
“Melihat hal tersebut, kami memprediksikan IHSG sideways cenderung menguat hari ini,” kata Kevin dalam riset hariannya.
Sentimen positif datang dari Wall Street, di mana tiga indeks utama AS ditutup menguat tajam pada Rabu (waktu setempat). Dow Jones naik 0,77 persen, S&P 500 menguat 0,83 persen, dan Nasdaq melesat 1,02 persen, mencetak rekor tertinggi. Kinerja apik ini ditopang oleh laporan nonfarm payrolls (NFP) bulan Juni yang menunjukkan tambahan 147 ribu lapangan kerja, jauh di atas ekspektasi 110 ribu. Sementara itu, tingkat pengangguran justru menurun ke 4,1 persen, lebih baik dari prediksi 4,3 persen.
Penguatan tersebut juga mendorong naiknya imbal hasil obligasi AS dan memupus sebagian harapan pelaku pasar akan pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Di sisi emiten, saham Tripadvisor melonjak 16,7 persen setelah laporan Wall Street Journal menyebut investor aktivis Starboard Value telah membangun kepemilikan lebih dari 9 persen di perusahaan tersebut. Saham Datadog juga menguat 14,9 persen setelah ditetapkan akan menggantikan Juniper Networks dalam indeks S&P 500.
Sementara itu, bursa Asia juga menunjukkan penguatan. Indeks Kospi Korea Selatan naik signifikan sebesar 1,34 persen, Taiex Taiwan menguat 0,60 persen, Nikkei 225 Jepang naik 0,06 persen, dan Topix bertambah 0,10 persen. Straits Times Singapura juga positif dengan kenaikan 0,22 persen.
Meski begitu, beberapa indeks mencatatkan penurunan seperti Hang Seng Hong Kong yang turun 0,63 persen dan ASX 200 Australia yang turun tipis 0,02 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan