Suara.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah meluncurkan platform bagi investor untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dinamakan electronic general meeting system atau eASY.KSEI sejak Mei 2020.
Platform eASY.KSEI memungkinkan investor dapat menghadiri RUPS secara daring atau online.
“eASY.KSEI dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi investor untuk hadir RUPS dari mana saja, tanpa harus datang ke lokasi pelaksanaan RUPS tersebut secara offline. Terdapat 40,6% investor dari seluruh Indonesia yang hadir RUPS secara daring di bulan Juni 2025, bulan yang cukup banyak penyelenggaraan RUPS,” jelas Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Jumat, (4/7/2025)
Lebih lanjut, Samsul menjelaskan bahwa investor juga dapat memberikan kuasa secara elektronik melalui modul e-Proxy pada eASY.KSEI. “Selain menghadiri RUPS secara daring, keuntungan lain yang disediakan eASY.KSEI adalah investor dapat memberikan kuasa kehadiran RUPS secara elektronik. Terdapat 5.674 investor yang menggunakan eASY.KSEI untuk memberikan kuasa secara daring sehingga kehadirannya pada RUPS dapat diwakilkan,” ujar Samsul.
Selain itu, eASY.KSEI memfasilitasi investor untuk memberikan suara secara elektronik melalui modul e-Voting pada eASY.KSEI. Melalui e-Voting, investor dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan saat RUPS berlangsung tanpa harus hadir di lokasi. Adapun pemungutan suara dilakukan secara real-time sehingga hasil voting dapat langsung diketahui.
eASY.KSEI sangat mendukung kondisi demografi serta karakteristik investor pasar modal Indonesia. Berdasarkan data Single Identification Number (SID) yang tercatat di KSEI per Juni 2025, jumlah investor saham telah mencapai 7,13 juta dengan jumlah investor yang berdomisili di Jakarta sekitar 14%, sedangkan sisanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari sisi profil investor pasar modal, saat ini sekitar 54,97% investor didominasi oleh generasi Z dan milenial yang melek teknologi online dan digital.
Samsul juga mengungkapkan bahwa pengembangan eASY.KSEI juga sesuai dengan profil investor pasar modal Indonesia yang didominasi oleh generasi Z dan milenial muda.
“Investor hanya login ke AKSes.KSEI dan klik pada menu eASY.KSEI, proses single login ini termasuk sangat mudah untuk profil investor pasar modal yang didominasi oleh generasi muda, ” imbuhnya.
Platform eASY.KSEI yang awalnya dikembangkan sebagai solusi bagi investor yang ingin hadir RUPS pada masa pandemi COVID-19, diharapkan dapat terus memberikan kemudahan dan menjadi solusi bagi investor untuk menghadiri RUPS secara daring, serta memberikan suara secara elektronik dari mana saja pada masa penyelenggaraan RUPS .
Baca Juga: Investor Pembangunan Kereta Gantung Menuju Gunung Rinjani Kabur
“Kami berharap dengan eASY.KSEI, investor dapat lebih mudah menghadiri RUPS tanpa harus khawatir perbedaan jarak dan waktu, sehingga tetap dapat berpartisipasi dalam menentukan arah perusahaan sebagai pemegang saham,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek