Ilustrasi guru non-ASN terima bantuan (Freepik)
Selain kriteria, nominal bantuan dan waktu pencairannya juga mengalami perubahan.
- Nominal Bantuan: Jika pada tahun sebelumnya bantuan insentif sebesar Rp 3.600.000 per tahun, untuk tahun 2025 nominalnya menjadi Rp 2.100.000 per tahun.
- Skema Pencairan: Kabar baiknya, pencairan dana akan dilakukan sekaligus dalam satu kali transfer, tidak lagi per semester.
- Jadwal Pencairan: Pencairan dana diperkirakan akan dimulai sekitar bulan Agustus hingga September 2025.
- Target Penerima: Jumlah sasaran penerima bantuan insentif juga meningkat drastis. Jika pada tahun 2024 targetnya sekitar 67.000 guru, di tahun 2025 targetnya melonjak menjadi 341.248 guru dari berbagai jenjang.
Puslapdik akan membukakan nomor rekening baru untuk seluruh guru yang ditetapkan sebagai penerima bantuan insentif. Setelah rekening dibuat, para guru akan diberi kesempatan untuk melakukan aktivasi rekening hingga tanggal 30 Januari 2026.
Jika guru tidak mengaktifkan rekening hingga batas waktu tersebut, dana bantuan akan dikembalikan ke kas negara. Oleh karena itu, pastikan Anda segera mengaktifkan rekening setelah mendapatkan informasi dari pihak terkait.
Kontributor : Rizqi Amalia
Komentar
Berita Terkait
-
Tahun Ini Kesempatan Terakhir Honorer Jalur Afirmasi Jadi PPPK, BKN Beri Ultimatum
-
R1, R2 dan R3 Jadi Prioritas Utama PPPK Paruh Waktu, BKN Ungkap Peluang R4 dan R5
-
Jadwal Pencairan TPG Guru Triwulan 3 2025, Pemerintah Perketat Validasi Data
-
Danantara Hapus Insentif Buat Direksi dan Bonus Komisaris BUMN
-
Jadi Komisaris dan Direksi BUMN Kini Tak Lagi Berdompet Tebal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
-
Profil PT Joyo Agung Permata, Entitas di Balik Delisting HITS Milik Tommy Soeharto
-
Hashim Sebut 4 Perusahaan Protes ke Prabowo Soal Izinnya Dicabut
-
Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
-
Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
-
KB Bank Dorong Wirausaha Muda Berkelanjutan lewat Program Inkubasi GenKBiz Yogyakarta
-
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
-
Harga Beras Naik di Tengah Deflasi, Harga Eceran Inflasi 3,44 Persen
-
Harga Pangan Nasional Didominasi Penurunan Awal Februari 2026, Beras dan Bawang Merah Terkoreksi
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI