Suara.com - Menyambut libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan sebuah paket insentif besar-besaran untuk masyarakat. Tak tanggung-tanggung, ada 5 stimulus yang siap digelontorkan untuk mendongkrak mobilitas dan pariwisata di seluruh Indonesia!
Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025). "Kebijakan mendorong mobilitas masyarakat dan pariwisata, ini beberapa program yang akan dilanjutkan di Nataru nanti," beber Airlangga.
Airlangga merinci, lima insentif yang sedang digodok pemerintah ini akan menyasar sektor transportasi dan pariwisata, dengan harapan dapat meningkatkan pergerakan masyarakat secara signifikan. Apa saja insentifnya?
- Penyediaan event nasional dan bundling paket wisata selama masa libur Nataru.
- Diskon tiket kereta api.
- Diskon tiket kapal laut.
- Diskon tiket penyeberangan.
- Diskon tiket pesawat dalam bentuk Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Insentif terakhir, PPN DTP untuk tiket pesawat, menjadi yang paling menarik. Ini artinya, pemerintah akan menanggung PPN yang biasanya dibebankan pada tiket, sehingga harga tiket pesawat menjadi lebih murah dan terjangkau bagi masyarakat.
Masih Digodok, Namun Dipastikan Segera Diumumkan
Meskipun kabar ini disambut antusias, kelima insentif tersebut belum resmi diluncurkan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah masih mematangkan skema dan rinciannya.
"Pak Menko (Airlangga Hartarto) bersama kami semuanya sedang menggodok untuk stimulus di sekitar liburan Nataru. Ini akan dilakukan juga nanti," jelas Sri Mulyani.
Ia berharap, pengumuman resmi bisa dilakukan secepatnya agar masyarakat bisa segera merencanakan perjalanan mereka. "Semoga bisa diumumkan lebih cepat sehingga masyarakat bisa melakukan planning untuk perjalanan pada akhir tahun," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dolar AS Menguat, Rupiah Turun ke Level Rp16.766
-
Harga Emas Antam Melambung Tinggi, Hari Dibanderol Rp 2.964.000/Gram
-
Sama-sama Bisnis di Pertambangan, Perbedaan Perminas dengan MIND ID
-
IHSG Bergerak Dua Arah di Rabu Pagi, Cek Saham Pilihan
-
Profil PT Minna Padi Asset Manajemen: Jaringan, Pemilik Saham dan Afiliasi PADI
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu
-
Tekan Biaya Transaksi Demi Likuiditas, Strategi Jangka Panjang Industri Kripto Nasional
-
BEI Buka Kembali 5 Emiten Ini, Cek Pergerakan Sahamnya
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Antisipasi Force Majeure, Askrindo Siapkan Strategi Keberlanjutan Bisnis