Bisnis / Makro
Jum'at, 08 Agustus 2025 | 16:59 WIB
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menemukan banyak sumur rakyat yang potensial untuk digali minyak bumi. Setidaknya, ada 33.000 sumur rakyat yang terindentifikasi untuk dilakukan eksplorasi minyak bumi.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menjelaskan pemerintah hanya tinggal menunggu kesiapan dari pemerintah daerah agar sumur rakyat yang ditemukan bisa eksplorisasi.

"Jadi, untuk ini, mana yang bisa jalan lebih dulu, ini kita tidak menunggu 30 ribu. Kesiapan dari Pemda, BUMD, Koperasi atau Badan Usaha, kecil menengah yang ada di daerah yang untuk mengolah, itu sudah disampaikan oleh Gubernur, segera kita proses untuk perizinannya," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Muba dukung legalisasi sumur rakyat, tinggal tunggu restu pemerintah pusat

Yuliot melanjutkan, dalam waktu dekat pemerintah juga akan mulai meminta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk membeli minyak yang telah dieksplorasi dari sumur rakyat.

Pada tahap awal, pemerintah akan meminta Pertamina untuk menyerap minyak di sumur minyak Sumatera Selatan. "Ya, ini mungkin Sumatera Selatan lebih dekat," katanya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan ada sekitar 30.000 sumur rakyat yang siap untuk dieksplorasi. Menurutnya, sumur rakyat itu akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun UMKM.

Dalam hal ini, Bahlil juga telah menggelar sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 mengatur tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi dengan Menteri-menteri terkait.

"Hari ini kita rapat, koordinasi Kikof Meeting pertama, Sosialisasi Permen 14 tentang sumur-sumur tua dan sumur-sumur masyarakat. Tadi saya undang semua gubernur, bupati, menteri-menteri terkait, dari kepolisian, dari tentara, Pertamina, semua yang kita bahas. Ya sekitar 20.000-30.000," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, setelah diverifikasi banyak sumur rakyat yang berpotensi untuk dilakukan eksplorasi. Nantinya, bilang Bahlil, PT Pertamina (Persero) juga akan menampung minyak mentah hasil eksplorasi sumur rakyat.

Baca Juga: Pertamina Bangun Gedung Riset di ITB, Dukung Inovasi Pendidikan Tinggi Indonesia

"Ketika produksinya sudah ada dari sumur-sumur masyarakat, maka Pertamina sebagai off-taker. Dan harganya antara 70-80 persen dari ICP," ucapnya.

Bahlil mengungkapkan, wilayah Sumatera jadi yang paling banyak ditemukan sumur rakyat. Selain itu, dia melihat masih banyak wilayah lain yang berpotensi ada sumur rakyat.

"Jadi, Sumatera, Sumatera Selatan. Jambi juga banyak ya, banyak juga di Sumut, kemudian di Jawa Tengah," bebernya. 

Bahlil memastikan, tak hanya BUMD, UMKM dan koperasi juga bisa mengelola sumur rakyat. Akan tetapi, koperasi yang bisa mengelola bukan sektor pangan.

Load More