Suara.com - Mahkamah Agung (MA) resmi melantik Ricky Perdana Gozali sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2025-2030.
Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dilakukan di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat.
Adapun pelantikan surat Keputusan Presiden RI Prabowo Subianto Nomor 68/P Tahun 2025.
Ricky Perdana Gozali diangkat menjadi Deputi Gubernur BI periode 2025-2030 menggantikan Doni Primanto Joewono yang masa jabatannya habis.
"Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 68/P Tahun 2025 tanggal 29 Juli 2025, saudara Ricky Perdana Gozali telah diangkat sebagai Deputi Gubernur BI," kata Ketua MA Sunarto dikutip dari YouTube BI, Senin (11/8/2025).
Dalam hal ini, Ricky pun mengucapkan janjinya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia yang baru.
"Demi Allah, saya bersumpah bahwa saya untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia langsung atau tidak langsung dengan nama dan dalih apapun tidak memberikan atau menjanjikan memberikan sesuatu kepada siapapun," katanya.
Dia juga berjanji akan melakukan tugas dengan baik dan bertanggung jawab sebagai Deputi Gubernur BI yang baru.
"Saya bersumpah dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini. Tidak akan menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun juga sesuatu janji atau pemberian bentuk apapun", katanya.
Baca Juga: Jumlah Harta Kekayaan Amalia Adininggar Widyasanti Bertambah Banyak saat Jadi Pejabat BPS
"Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas Deputi Gubernur BI dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa bertanggung jawab. Saya bersumpah akan setia terhadap negara dan konstitusi negara," tambahnya.
Sementara itu, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN nya cukup panjang di laman e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pertama kali laporan LHKPN Ricky pada 2015 silam saat menjabat sebagai Deputi Direktur di Departemen Pengelolaan Devisa dengan besaran Rp 494.004.548.
Dalam LHKPN 2018 sebagai Kepala Perwakilan BI KPW Provinsi Gorontalo menjadi Rp 4.074.274.795 dan sempat turun sedikit saat laporan 2018 menjadi Rp 3.223.929.137.
Setelahnya kembali naik dalam laporan periodik 2019 menjadi Rp 4.489.360.111, dan sempat kembali turun dalam laporan 2020 menjadi Rp 4.098.266.539.
Setelahnya, pada 2021 naik lagi menjadi Rp 5.108.929.202, dan terus naik menjadi Rp 5.912.275.037 pada 2022, Rp 6.290.835.513 pada 2023, hingga laporan terakhir LHKPN nya secara periodik pada 2024 menjadi Rp 6.396.965.842.
Berikut daftar lengkap harta dan kekayaan dari Ricky Perdana Gozali :
Berita Terkait
-
Diserang Balik Tom Lembong, Rekam Jejak Hakim Dennie Arsan: Karier Moncer hingga Hartanya Meroket!
-
Adu Kekayaan 3 Hakim yang Dilaporkan Tom Lembong, Punya Motor Rp12 Juta sampai Kendaraan Rp1 Miliar
-
Intip Isi Garasi Dennie Arsan Fatrika, Hakim Ketua yang Dilaporkan Tom Lembong
-
Dilaporkan Tom Lembong, Lonjakan Harta Kekayaan Hakim Dennie Arsan Fatrika Jadi Sorotan
-
5 Misteri Harta Hakim Rp4,3 Miliar yang Bakal Diusut Setelah Tom Lembong Bebas?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?
-
Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram
-
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
-
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan
-
Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global
-
Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik
-
OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri