Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 12 Agustus 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.924.000 per gram.
Harga emas Antam itu merosot Rp 21.000 dibandingkan hari Senin, 11 Agustus 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.770.000 per gram.
Harga buyback itu juga terperosok Rp 21.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.012.000
- Emas 1 Gram Rp 1.924.000
- Emas 2 gram Rp 3.788.000
- Emas 3 gram Rp 5.657.000
- Emas 5 gram Rp 9.395.000
- Emas 10 gram Rp 18.735.000
- Emas 25 gram Rp 46.712.000
- Emas 50 gram Rp 93.345.000
- Emas 100 gram Rp 186.612.000
- Emas 250 gram Rp 466.265.000
- Emas 500 gram Rp 932.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 1.864.600.000
Harga Emas Dunia Terjatuh
Harga emas turun pada perdagangan Senin (11/8/2025) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan tidak akan mengenakan tarif pada emas batangan impor. Pernyataan ini meredakan kekhawatiran pasar yang sempat mendorong harga emas ke rekor tertinggi pekan lalu.
Mengutip Reuters, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup anjlok 2,5 persen di level USD 3.404,70 per ons. Sementara itu, harga emas spot turun 1,2 persen menjadi USD 3.358,33 per ons pada pukul 13.52 waktu setempat (17.52 GMT).
Pekan lalu, harga emas sempat mencetak rekor usai muncul kabar Washington berencana memberlakukan tarif impor khusus terhadap emas batangan yang paling banyak diperdagangkan di AS. Namun, lewat unggahan di media sosialnya, Trump menegaskan tarif tersebut batal, tanpa memberikan penjelasan rinci.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 11 Agustus 2025: Stagnan di Level Tinggi, Bagaimana Prospeknya?
“Pasar mungkin sedikit lebih bearish karena ketidakpastian ini sudah berlalu. Pedagang akan beralih fokus ke faktor lain, yang justru bisa menguntungkan emas karena prospek penurunan suku bunga AS,” kata Jim Wyckoff, Analis Senior Kitco Metals.
Investor kini mengalihkan perhatian pada rilis data inflasi AS yang akan diumumkan Selasa (12/8/2025) dan data harga produsen pada Kamis. Wyckoff menambahkan, jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, hal itu bisa menjadi alasan bagi The Federal Reserve untuk menunda pemangkasan suku bunga yang diantisipasi pada September.
Sebelumnya, laporan ketenagakerjaan AS yang lemah telah meningkatkan ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan. Di sisi lain, ketegangan perdagangan AS–Tiongkok masih menjadi sorotan menjelang tenggat kesepakatan 12 Agustus yang ditetapkan Trump.
Trump juga dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada 15 Agustus di Alaska untuk membahas penyelesaian perang di Ukraina. Dalam situasi ketidakpastian global dan potensi suku bunga rendah, emas biasanya menjadi salah satu aset yang diincar investor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?