Suara.com - Indonesia Women in Finance (IWF) akan mengadakan Konferensi Tahunan 2025, sebuah acara penting yang dirancang untuk memberdayakan dan menginspirasi para pemimpin wanita di sektor keuangan Indonesia.
Mengusung judul "Empowering Women in Leadership: Strategies for Success", konferensi ini akan berlangsung pada hari Sabtu, 16 Agustus 2025, 09:00-12:00 WIB, di Le Meridien Hotel, Jakarta.
Sebagai salah satu pembicara, CFO PT. Super Bank Indonesia, Melisa Hendrawati akan mengupas tiga pilar utama kepemimpinan: Keberanian (Courage), Kompetensi (Competency), dan Kontribusi (Contribution) - yang menjadi kunci sukses termasuk: bercita-cita tinggi (dreaming big), mampu mengambil pelajaran dari kegagalan (learning from failures), serta memimpin dengan tujuan (leading with purpose).
"Kepemimpinan bukanlah tentang ketiadaan rasa takut, melainkan keberanian untuk bertindak meski takut. Ini tentang memiliki visi masa depan dan kerendahan hati untuk belajar dari setiap kesalahan. Pada akhirnya, kepemimpinan sejati digerakkan oleh tujuan yang lebih besar dari diri sendiri," katanya, Selasa (12/8/2025).
Pembicara lainnya akan membahas topik-topik penting seperti cara meningkatkan percaya diri, tantangan sebagai CEO perempuan dan solusinya, memimpin tim berbeda generasi,bagaimana iat menyeimbangkan kerja dan keluarga.
Mulai dari cara meraih posisi puncak hingga mengubah arah karier, konferensi ini memberikan tips praktis untuk perempuan di semua jenjang kepemimpinan.
Acara ini akan menampilkan jajaran pembicara yang berpengaruh, termasuk:
Melisa Hendrawati, CFA - CFO, PT. Super Bank Indonesia & Bendahara, CFA Society Indonesia on "Empowered to Lead: Leadership Secrets for Next Generation of Women"
Siti Rakhmawati, CFA - Director of Investment & Finance, Dapen Telkom & Anggota Dewan Direksi, CFA Society Indonesia, on "Building Confidence"
Baca Juga: Nawakara Perkuat Layanan Keamanan Berbasis Data untuk Dukung Keberlanjutan Bisnis
Christine Setyabudhi - President Commissioner, PT. Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), on "Women CEOs: Challenges and Triumphs."
Melinda N. Wiria, CEO - Intrepid Nusantara Citra, on "Emotional Leadership: Strength or Weakness"
Yulinda Hartanto, CFA - VP Equity Research, BNI Sekuritas, on "Juggling Family and Career: Prioritization Strategies"
Naila Firdausi, CFA - Credit Analyst, PT. Aset Manajemen Manulife Indonesia, on "Reset or Restart Your Career: Is it Never too Late?"
Dessy M Bonita - Senior Manager Public Policy and Business Development, Pluang Group, on "Breaking the Glass Ceiling: Strategies for overcoming obstacles and achieving career success
Soraya Permatasari - Executive Producer, Bloomberg Media Partnership, on "Adaptive Leadership Across Generations: Bridging the Gap"
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi
-
Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu
-
Pengusaha IHT Minta Pemerintah Membina, Bukan Binasakan Industri Tembakau
-
Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target
-
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya
-
Indonesia Raih Posisi Runner-up di Thailand, BRI Salurkan Bonus Atlet SEA Games 2025
-
Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?
-
IATA Awali Operasional Tambang di Musi Banyuasin, Gandeng Unit UNTR
-
Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil
-
APBN Tekor Hampir 3 Persen, Dalih Purbaya: Saya Buat Nol Defisit Bisa, Tapi Ekonomi Morat-marit