Suara.com - PT Pertamina (Persero) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi puncak dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2025.
Pencapaian ini menegaskan peran strategis Pertamina sebagai perusahaan energi nasional yang mampu mempertahankan kinerja unggul di tengah dinamika perekonomian global.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina menempati posisi teratas berkat pencapaian kinerja keuangan yang solid, efisiensi operasional, dan strategi bisnis berkelanjutan yang dijalankan di seluruh lini usaha, mulai dari hulu, pengolahan, hingga hilir dan energi baru terbarukan.
“Prestasi ini merupakan kinerja seluruh perwira Pertamina yang terus berkomitmen memberikan energi terbaik untuk Indonesia. Pertamina tidak hanya fokus pada pencapaian finansial, tetapi juga pada penguatan ketahanan energi nasional, transformasi bisnis, dan pengembangan energi bersih demi masa depan yang berkelanjutan,” ujar Fadjar.
Fadjar menambahkan, posisi puncak dalam Fortune Indonesia 100 menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus meningkatkan kinerja, memperluas inovasi, dan menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat Indonesia.
“Dengan prestasi ini, Pertamina semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan energi kelas dunia yang berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional sekaligus mendukung target pemerintah dalam mencapai kemandirian energi dan transisi menuju energi hijau,” ungkap Fadjar.
Majalah Fortune Indonesia merilis daftar perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2024. Ambang batas untuk masuk ke daftar bergengsi ini meningkat dari Rp10,54 triliun pada 2023 menjadi Rp11,42 triliun pada 2024. Total pendapatan 100 perusahaan yang masuk setara 26,93 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yang pada 2024 mencapai Rp22.139,0 triliun.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. ***
Baca Juga: Pertamina Manfaatkan Kekuatan Media Digital untuk Edukasi dan Transparansi Energi
Berita Terkait
-
Pertamina Manfaatkan Kekuatan Media Digital untuk Edukasi dan Transparansi Energi
-
Program Internship Pertamina 2025: 441 Energi Muda untuk Masa Depan Energi Indonesia
-
Pertamina Jadi Tulang Punggung Swasembada Energi, Produksi Tembus 1,04 Juta MBOEPD
-
Kilang Pertamina Internasional Produksi Bioavtur Berbahan Jelantah, Lifting Perdana Resmi Digunakan
-
Pertamina Patra Niaga Dorong UMKM Naik Kelas
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI