Tidak pernah terlibat dalam tindak pidana, yang harus dibuktikan dengan SKCK yang masih berlaku.
Tidak memiliki hubungan keluarga langsung dengan karyawan perusahaan.
Sebagai catatan, sertifikat TOEFL dan SKCK dapat disusulkan pada tahap seleksi ketiga, yaitu Tes Psikologis dan Wawancara.
Persyaratan Jurusan: Program ini terbuka untuk lulusan dari berbagai disiplin ilmu, mencakup 35 jurusan berbeda, mulai dari Akuntansi, Manajemen, Hukum, Ilmu Ekonomi, hingga berbagai bidang Teknik seperti Teknik Kimia, Teknik Sipil, dan Teknik Lingkungan. Selain itu, jurusan-jurusan seperti Psikologi, Komunikasi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Sistem Informasi, Fisika, Biologi, dan Kimia juga termasuk dalam kriteria ini.
Jadwal dan Ketentuan Pendaftaran
Pendaftaran Future Leader Program 2025 dibuka secara online melalui situs resmi PT SUCOFINDO. Periode pendaftarannya sangat terbatas, yakni hanya berlangsung selama lima hari, dari tanggal 14 hingga 18 Agustus 2025.
Calon pelamar dihimbau untuk berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan SUCOFINDO.
Perusahaan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen tidak memungut biaya apa pun dan tidak menjanjikan pengembalian dana untuk akomodasi atau transportasi. Pemberitahuan kepada kandidat yang lolos hanya akan disampaikan melalui email resmi perusahaan.
Baca Juga: Geger! 28 Ribu Karyawan BUMN Kecipratan Bansos, DPR Meradang!
Berita Terkait
-
Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandara, Ini Kisah Sukses UMKM Bersama Rumah BUMN Binaan BRI
-
Dirut BUMN Inhutani V Resmi Pakai Rompi KPK, Diduga Jual Izin Hutan Negara
-
Finnet Dianugerahi Excellence in Digital Banking Turnaround dalam InvestorTrust BUMN Awards 2025
-
PK Tak Hentikan Eksekusi: Kenapa Komisaris BUMN Terpidana Silfester Matutina masih Melenggang Bebas?
-
Mundur demi Harga Diri: Langkah Joao Mota Bongkar Masalah Kronis BUMN
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari