Suara.com - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menyerukan pentingnya menjaga keamanan publik dan mendengarkan aspirasi rakyat di tengah meningkatnya aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Organisasi yang menaungi ratusan perusahaan ritel ini menekankan keselamatan masyarakat dan keberlangsungan sektor ritel harus menjadi prioritas.
Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menhatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas, terutama terkait pengamanan pusat perbelanjaan dan distribusi kebutuhan pokok.
"Kami berharap semua pihak dapat menahan diri, mengutamakan keselamatan, dan menjaga ketertiban bersama. HIPPINDO mendukung langkah pemerintah dalam menjamin keamanan masyarakat, termasuk pengamanan pusat perbelanjaan, obyek vital, serta kelancaran distribusi logistik dan barang kebutuhan pokok. Hal ini penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).
Budihardjo menuturukan, ekosistem ritel adalah sektor padat karya yang melibatkan jutaan karyawan, tenaga penjualan, sopir, logistik, hingga mitra transportasi daring. Gangguan terhadap sektor ini berpotensi berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat.
"Dengan dialog, kebersamaan, dan langkah konkret menjaga ketenangan publik, kita dapat memperkuat persatuan nasional sekaligus memastikan roda ekonomi terus bergerak demi kesejahteraan masyarakat Indonesia," imbuh Budihardjo.
HIPPINDO menegaskan lima sikap utama, menghargai demokrasi, mengutamakan keselamatan, menjaga keberlangsungan ekonomi, berkoordinasi dengan pemerintah, dan melindungi ekosistem ritel.
Organisasi yang menaungi 380 perusahaan, 80.000 outlet, dan 800 brand ini berharap pemerintah menjamin keamanan masyarakat dengan memperkuat penjagaan di ruang publik serta membuka ruang dialog yang konstruktif.
HIPPINDO mengingatkan bahwa situasi kondusif sangat penting agar aktivitas perdagangan tetap berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Ritel dan pusat perbelanjaan disebut sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional. Karena itu, menjaga stabilitas sektor ini bukan hanya kepentingan bisnis, tetapi juga kepentingan rakyat banyak.
Baca Juga: Rumah Mewah Anggota DPR Ahmad Sahroni Dikepung dan Dijarah, Imbas Ucapan 'Tolol Sedunia'?
"Bangsa Indonesia saat ini membutuhkan kesejukan, persatuan, dan kolaborasi nyata. Mari bersama menjaga ketenangan, memperkuat persaudaraan, dan membangun keyakinan bahwa Indonesia mampu melewati tantangan ini dan kembali melangkah maju dengan lebih kuat," tutup Budihardjo
Berita Terkait
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
Terkini
-
Menkeu Tegas Melarang, Menteri UMKM Janji Cari Solusi untuk Bisnis Thrifting
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat di Gunung Putri
-
Update Harga Emas Sepanjang Hari Ini di Pegadaian
-
BRI Peduli Salurkan Perahu Karet dan Paket Makanan untuk Korban Bencana di Padang
-
Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK
-
Kejagung Cabut Status Dirut PT Djarum Victor Hartono, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan TJSL ke Seluma, Dukung Produktivitas Petani
-
Cara Mengelola Uang Saku dengan Baik untuk Pelajar, Keterampilan yang Tak Diajarkan di Sekolah
-
Apa Itu Desil dan Cara Cek Penentu Bansos PKH dan BPNT