Sementara dari sentimen Global, Hubungan Amerika Serikat dan China yang kembali menghangat memberikan angin segar bagi pasar global.
Kabar mengenai rencana pembicaraan antara Presiden AS dan China terkait aplikasi TikTok menjadi salah satu pemicu utama optimisme pasar.
Antara Lanjutan Reli dan Potensi Koreksi
Memasuki perdagangan hari ini, para analis memberikan pandangan yang beragam, menyeimbangkan antara potensi kelanjutan tren positif dengan kewaspadaan terhadap aksi ambil untung (profit taking).
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, melihat adanya potensi penguatan terbatas dengan IHSG bergerak di rentang support 7.850 dan resistance 7.970.
"Di tengah penantian penurunan suku bunga acuan The Fed, hubungan AS dan China yang kembali akur memberikan dorongan untuk penguatan pasar."
Pandangan yang lebih hati-hati datang dari Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana.
Ia menilai indeks saham masih rawan mengalami koreksi jangka pendek, dengan level support (batas bawah) yang perlu diwaspadai berada di kisaran 7.726.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyoroti level 7.953 sebagai resistance (batas atas) kunci.
Baca Juga: Stimulus Kebijakan Prabowo Dorong IHSG Menghijau Selasa Pagi
Menurutnya, penembusan di atas level tersebut akan membuka peluang kenaikan lebih lanjut menuju level psikologis 8.007.
Investor perlu mencermati level-level ini karena pergerakan di sekitarnya seringkali menentukan arah pasar selanjutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal
-
FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar
-
Purbaya Sebut Pihak BEI Temui MSCI Senin, Jamin Pemerintah Tak Ikut Intervensi
-
Seloroh Purbaya Minta Ditraktir Prabowo Jika Ekonomi RI Tembus 6 Persen