- Seleksi PMO Koperasi Merah Putih sempat diwarnai drama dan Kemenkop harus mengulangnya.
- Kini tahap lanjutan tiba, Kemenkop telah memberikan jadwal lanjutan yang harus diketahui peserta.
- Bagaimana jadwal dan apa saja yang perlu disiapkan?
Suara.com - Penantian ribuan peserta rekrutmen Project Management Office (PMO) Koperasi Merah Putih akhirnya menemui titik terang.
Setelah sempat diwarnai drama pengulangan seleksi yang memicu beragam reaksi, panitia akhirnya secara resmi merilis jadwal tahapan lanjutan.
Momen ini bukan sekadar pengumuman tanggal, melainkan sebuah babak baru yang menguji tidak hanya kompetensi, tetapi juga resiliensi dan integritas para calon talenta strategis koperasi.
Kabar ini menjadi angin segar setelah sebelumnya para peserta dibuat cemas dan marah. Keputusan panitia untuk mengulang proses seleksi yang telah berjalan sempat menjadi sorotan utama.
Namun, langkah tersebut kini dipandang sebagai komitmen Kementerian Koperasi (Kemenkop) sebagai penyelenggara program Koperasi Merah Putih untuk menjaga kualitas dan keadilan dalam menjaring sumber daya manusia terbaiknya.
Drama Rekrutmen dan Komitmen pada Integritas
Kilas balik sejenak, proses seleksi PMO Koperasi Merah Putih sempat terhenti dan diulang. Keputusan ini sontak menimbulkan kekecewaan di kalangan ribuan peserta yang telah mendedikasikan waktu dan energi mereka.
Menurut informasi yang beredar, pengulangan tersebut terpaksa dilakukan untuk memastikan prinsip fairness dan transparansi setelah ditemukan adanya potensi isu teknis dan non-teknis.
Meskipun langkah ini tidak populer, dari kacamata manajemen risiko dan tata kelola, keputusan tersebut dapat dimengerti.
Posisi PMO memegang peranan krusial dalam mengawal proyek-proyek strategis koperasi. Oleh karena itu, proses seleksinya harus steril dari segala keraguan.
Baca Juga: Gaji PMO dan Asisten Bisnis Koperasi Merah Putih Apakah Sama? Simak Rinciannya
Insiden ini, alih-alih dilihat sebagai sebuah kegagalan, justru menjadi etalase komitmen Koperasi Merah Putih terhadap standar integritas yang tinggi—sebuah nilai yang mutlak diperlukan bagi individu yang akan mengelola proyek-proyek vital di masa depan.
Baca berita tertundanya seleksi PMO ini di "Seleksi PMO Koperasi Merah Putih Diulang Ribuan Peserta Marah-marah"
Jadwal Resmi Tahapan Seleksi Lanjutan PMO
Melalui pengumuman resmi di akun media sosial mereka, panitia seleksi telah merilis jadwal yang ditunggu-tunggu.
Seleksi lanjutan ini berlangsung mulai besok Senin 22 September 2025 hingga 28 September 2025.
Perihal jadwal dan teknis pelaksanaan tes diberitahukan pihak Kemenkop melalui email masing-masing peserta.
Jika tidak mendapat email pemberitahuan tersebut, artinya anda tidak lolos ke tahap berikutnya.
Berita Terkait
-
Gaji PMO dan Asisten Bisnis Koperasi Merah Putih Apakah Sama? Simak Rinciannya
-
Rekrutmen TNI AD Bintara dan Tamtama 2025, Lulusan SMA/SMK Merapat! Cek Syarat dan Jadwal di Sini
-
Seleksi PMO Koperasi Merah Putih Diulang, Ribuan Peserta Marah-marah, Apa Alasannya?
-
Gaji Asisten Bisnis KMP Hampir 4 Kali UMR Jogja, Kontraknya Berapa Lama?
-
Pengumuman Hasil Akhir PMO Koperasi Kapan? Ini Jadwal Terbarunya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional