Besaran Bantuan PKH Berdasarkan Kategori Penerima
Jumlah bantuan yang diterima setiap keluarga berbeda-beda, disesuaikan dengan kategori anggota keluarga yang memenuhi syarat. Berdasarkan aturan resmi dari Kementerian Sosial, berikut rincian nominal yang dicairkan per tahap:
- Ibu Hamil: Rp 750.000
- Anak Usia Dini: Rp 750.000
- Anak Sekolah Dasar (SD): Rp 225.000
- Anak Sekolah Menengah Pertama (SMP): Rp 375.000
- Anak Sekolah Menengah Atas (SMA): Rp 500.000
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp 600.000
- Lanjut Usia: Rp 600.000
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp 2.700.000
Perlu diingat bahwa bantuan ini bersifat kumulatif. Jika dalam satu keluarga terdapat beberapa komponen yang memenuhi syarat, maka total bantuan yang diterima adalah gabungan dari semua kategori tersebut.
Cara Mudah Mengecek Status Penerima PKH
Untuk memastikan apakah Anda terdaftar sebagai penerima PKH dan memantau status pencairan, Anda bisa melakukannya secara mandiri melalui dua cara praktis, yaitu melalui situs resmi atau aplikasi.
1. Melalui Situs Resmi Cek Bansos Kemensos
- Buka peramban di ponsel atau komputer Anda, lalu kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Pada halaman utama, isi data domisili Anda secara lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama lengkap Anda sesuai KTP pada kolom yang tersedia.
- Ketik ulang kode keamanan (captcha) yang muncul di layar.
- Klik tombol "Cari Data".
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian. Jika nama Anda terdaftar, akan terlihat informasi status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima, dan status penyalurannya.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store.
- Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran dengan memilih "Buat Akun Baru". Lengkapi data diri Anda, lalu buat nama pengguna (username) dan kata sandi (password).
- Masuk ke aplikasi menggunakan akun yang sudah Anda buat.
- Di halaman utama, pilih menu "Cek Bansos".
- Isi data domisili dan nama lengkap Anda.
- Klik "Cari Data", dan aplikasi akan menampilkan informasi yang Anda butuhkan.
Dengan panduan ini, Anda bisa dengan mudah memantau dan memanfaatkan bantuan PKH yang disalurkan pemerintah. Pastikan Anda selalu menggunakan sumber informasi yang resmi, seperti situs Kemensos, untuk menghindari penipuan.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: Catat! Jadwal Penyaluran Bansos Beras dan Minyak Goreng untuk 18 Juta KPM
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran
-
327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?
-
Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi
-
Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM
-
CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi
-
Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala