- Menkeu Purbaya dan Menko Airlangga membahas sinkronisasi kebijakan baru arahan Presiden Prabowo.
- Pertemuan membahas waktu pelaksanaan, pendanaan, dan prioritas program tahun ini dan tahun depan.
- Rakortas di Wisma Danantara fokus pada paket kebijakan dan stimulus ekonomi seperti bansos dan Harbolnas.
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa baru saja mengumumkan hasil pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Usai pertemuan itu, Purbaya mengatakan kalau keduanya membahas soal beberapa kebijakan yang diarahkan Presiden RI Prabowo Subianto.
"Sinkronisasi kebijakan-kebijakan baru yang diarahkan oleh Presiden," katanya di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Adapun pembahasan Purbaya dan Airlangga meliputi waktu pelaksanaan, mekanisme pendanaan, hingga program mana yang diprioritaskan tahun ini maupun tahun depan.
Purbaya juga menyatakan kalau program-program tersebut kini sudah lebih terukur setelah pertemuannya dengan Airlangga.
"Dan lebih jelas sekarang dibanding sebelum-sebelumnya, jadi aman," jelasnya.
Diketahui Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merapat ke Wisma Danantara pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan keterangan agenda Kementerian Keuangan, pertemuan itu Rapat Koordinasi Tebatas (Rakortas) yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Rakortas dipimpin Menko Perekonomian membahas Pembahasan Paket Kebijakan dan Stimulus Ekonomi (Bantuan Sosial/PKH, BSU, Program 8, Harbolnas dan Program lainnya) di Ruang Sulawesi, Lobby Utara, Wisma Danantara Lantai II," tulis agenda Kemenkeu.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Ungkap Kenapa Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Disukai Publik
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Kenapa Gaya Komunikasi Menkeu Purbaya Disukai Publik
-
Momen Menkeu Purbaya Ancam Pertamina Malas Bikin Kilang Baru: Males-malesan, Saya Ganti Dirutnya
-
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen
-
Pemerintah Kembali Beri Diskon Gila-gilaan Tarif Angkutan untuk Libur Nataru
-
Ahli Kesehatan Tantang Menkeu Purbaya Buka Dialog Soal Kebijakan Cukai Rokok
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya
-
Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi