- Perusahaan fintech peer-to-peer (P2P) lending syariah, PT Dana Syariah Indonesia (DSI), tengah menjadi sorotan publik atas dugaan gagal bayar kepada pemberi dana (lender).
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah turun tangan memediasi keluhan nasabah.
- DSI didirikan oleh Taufiq Aljufri, seorang pengusaha properti dan teknologi berpengalaman, dengan pengawasan Syariah ketat dari Ahmad Ifham (DSN MUI).
Berpengalaman di industri perbankan dan properti, termasuk sebagai broker properti berlisensi di bawah perusahaan franchise dari Australia dan AS, serta anggota aktif AREBI.
Ahmad Ifham Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Ahli Hukum Ekonomi Syariah bersertifikat dari DSN MUI. Lulusan S2 Hukum Ekonomi Syariah IIQ. Berkarir sebagai profesional konsultan manajemen dan bisnis keuangan syariah sejak 2003, dan aktif sebagai DPS di sejumlah BPRS dan perusahaan multifinance sejak 2020.
Kinerja Keuangan dan Audit Terakhir (2023)
Berdasarkan Laporan Keuangan Audited per 31 Desember 2023, DSI menunjukkan peningkatan aset dan laba komprehensif.
Total Aset DSI mencapai Rp95,341 miliar pada 2023, naik dari Rp88,642 miliar pada 2022. Peningkatan signifikan terlihat pada ekuitas, yang naik dari Rp9,285 miliar (2022) menjadi Rp30,906 miliar (2023).
Dari sisi profitabilitas, DSI mencatat Laba Komprehensif Tahun Berjalan sebesar Rp16,620 miliar pada 2023, melonjak tajam dibandingkan Rp7,747 miliar pada 2022. Meskipun demikian, pada periode yang sama, Liabilitas Jangka Pendek DSI tercatat sebesar Rp58,890 miliar.
Meskipun laporan keuangan DSI per 31 Desember 2023 mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari auditor independen, kasus gagal bayar yang muncul belakangan ini mengindikasikan adanya masalah likuiditas atau risiko kredit yang perlu segera ditangani.
Baca Juga: Waspada! OJK Blokir 2.422 Nomor Kontak Debt Collector dan 22.993 Nomor Penipu
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman