-
Harga emas diprediksi naik hingga Rp 3 juta per gram akhir Oktober.
-
Kenaikan didorong oleh ketidakseimbangan pasokan-permintaan dan pelemahan Rupiah.
-
Sentimen geopolitik global, seperti rencana pertemuan Trump–Putin, ikut memicu lonjakan harg
Suara.com - Harga emas di dunia bakal mengalami kenaikan termasuk Indonesia.
Salah satunya emas batangan buatan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diprediksi akan terus menanjak dan berpotensi menembus level Rp 3 juta per gram dalam akhir Oktober ini.
Pengamat pasar emas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, kenaikan harga emas disebabkan oleh supply dan demand serta pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi faktor utama yang mendorong penguatan tersebut.
Apalagi, ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan menjadi faktor utama yang menggerakkan harga logam mulia.
"Stok emas di Antam dan Pegadaian menipis. Saya melihat ada peluang besar harga emas Antam bisa naik ke Rp 2,8 juta per gram hingga akhir Oktober. Bahkan, level Rp 3 juta per gram sangat mungkin tercapai bulan ini,” kata Ibrahim, Minggu (19/10/2025).
Selain faktor permintaan dan pasokan, pelemahan Rupiah turut memperkuat tren kenaikan harga emas.
Saat ini, nilai tukar Rupiah berada pada level Rp 16.590 per dolar Amerika Serikat (AS).
"Apabila nilai tukar rupiah mendekati Rp 16.700 per dolar AS, maka harga logam mulia Rp 3 juta per gram akan sangat mungkin tercapai,” kata Ibrahim.
Tidak hanya itu, harga emas dunia juga naik disebabkan oleh sentimen pertemuan Presiden Amerika Serikat Trump dan Putin bertemu.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Pasca Turun Drastis: Antam Stabil Rp 2.671.000 di Pegadaian
Tentunya membuat lonjakan harga emas akan naik.
"Apa yang membuat emas dunia naik, karena salah satunya adalah informasi Trump dan Putin akan mengadakan pertemuan puncak membahas perang antara Rusia dan Ukraina," tandasnya.
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Pegadaian, Tembus Rp 2.565.000
-
Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Terus Melonjak Tinggi Sebesar Rp 2.303.000 per Gram
-
Harga Emas Naik Tipis Senin Ini: Antam Rp 2.414.000 per Gram, Galeri 24 2,3 Jutaan
-
Keluarkan Rp 176,95 Miliar, Aneka Tambang (ANTM) Ungkap Hasil Eksplorasi Tambang Emas Hingga Bauksit
-
Merdeka Gold Resources (EMAS) Keluarkan Rp 9,8 Miliar Buat Eksplorasi Tambang Pani, Ini Hasilnya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Tingkatkan Mobilitas dan Perkuat Perekonomian Nasional
-
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara