PT Bukit Asam (PTBA) akan mulai menggarap proyek DME mulai 2026 mendatang. [Dok PTBA]
Baca 10 detik
- PTBA akan mulai mengembangkan proyek DME mulai 2026.
- Sudah menyiapkan 800 juta ton batu bara untuk hilirisasi, termasuk DME.
- PTBA membutuhkan investasi Rp 40 triliun untuk membangun DME. Masih berembuk dengan Danantara terkait skala ekonomi proyek raksasa ini.
Sebelumnya PTBA sempat sudah sepakat dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Air Products & Chemicals Inc untuk mengembangkan DME. Air Products hengkang pada 2023 lalu dan proyek tersebut terus tertunda realisasinya.
PTBA sempat mengatakan ada beberapa perusahaan China yang tertarik mengisi tempat Air Products, tetapi Turino mengatakan hingga saat ini belum ada nama yang bisa disebut.
"Enggak spesifik itu," kata Turino sembari menerangkan bahwa di China hilirisasi batu bara sudah berkembang dengan saat pesat.
"Di sana sudah jalan 20-30 tahun lalu. China udah duluan menjalankan itu dan sekarang ini kompetitif di industri," tutup dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Direksi dan Komisaris PTBA Dirombak, Arsal Ismail Tetap Jadi Dirut
-
Gasifikasi Batu Bara: Terobosan Energi atau Perjudian Rp180 Triliun?
-
PTBA Kantongi Rp30 T di Kuartal III-2024, Tapi Laba Malah Anjlok
-
Bukit Asam (PTBA) Mampu Pertahankan Kinerja dengan Genjot Produksi dan Penjualan Batu Bara
-
Ada PLTS Bukit Asam, Petani Tetap Garap Sawah Saat Kemarau Panjang
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Saham PTBA Diborong Asing, Berapa Target Harganya?
-
Sengkarut Tarif "Ilegal" Trump: Pemerintah AS Ogah Kembalikan Dana Impor Rp2.040 Triliun
-
Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak
-
Aduan THR 2026: Cara Melapor Pelanggaran Secara Online dan Offline
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan