- Volume penjualan domestik semen masih lesu.
- Harga jual rata-rata (ASP) terus meningkat tajam pada Oktober 2025.
- INTP diperkirakan mencatatkan kinerja yang sesuai ekspektasi pasar.
Suara.com - Industri semen nasional menunjukkan dinamika yang menarik menjelang akhir tahun, di mana volume penjualan domestik pada September 2025 kembali menunjukkan pelemahan secara tahunan (Year-on-Year/YoY), namun di sisi lain harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) justru melanjutkan tren kenaikan yang signifikan.
Volume penjualan domestik pada September tercatat sebesar 5,86 juta ton, turun tipis 1,9% YoY. Meskipun demikian, angka ini sedikit membaik 1,1% secara bulanan (Month-on-Month/MoM).
Secara kumulatif, total volume penjualan selama sembilan bulan pertama tahun 2025 (9M25) mencapai 44,61 juta ton, atau turun 3,1% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Pelemahan ini terutama didorong oleh permintaan semen curah (bulk) yang masih sangat lemah, anjlok 7,9% YoY. Kondisi ini mencerminkan minimnya aktivitas proyek infrastruktur dan komersial berskala besar.
Untungnya, penurunan diimbangi oleh permintaan semen kantong (bag cement) yang stabil, bahkan meningkat 0,9% YoY dan 1,0% MoM, menunjukkan permintaan dari sektor ritel dan perumahan masyarakat masih terjaga.
Secara regional, permintaan di Pulau Jawa menunjukkan sedikit perbaikan, naik 2,3% MoM, sementara wilayah di luar Jawa justru sedikit terkontraksi 0,2% MoM.
Di tengah tantangan volume, perusahaan semen berhasil menerapkan kenaikan harga yang berkelanjutan. Pada Oktober 2025, harga semen nasional kembali naik.
Harga jual rata-rata Tier-1 sudah meningkat 3,7% sejak awal tahun (Year-to-Date/YTD), sementara ASP Tier-2 naik 1,7% YTD.
Tren kenaikan ini berlaku secara merata. Secara bulanan, ASP Tier-1 naik 1,3% MoM, dan Tier-2 bahkan melonjak 2,5% MoM.
Baca Juga: Bongkar Saham PJHB: Prospek, Bisnis, Proyeksi Pendapatan, dan Harga IPO
Merek-merek pesaing (fighting brands) juga ikut menaikkan harga jual rata-rata mereka dalam kisaran 0,4% hingga 3,9% MoM, menandakan solidnya upaya industri dalam menjaga tingkat harga jual.
Proyeksi Laba Kuartal III: INTP Unggul, SMGR Tertekan
Proyeksi kinerja keuangan Kuartal III 2025 menunjukkan hasil yang bervariasi antara dua pemain utama di industri ini, yakni Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) dan Semen Indonesia (SMGR).
INTP diperkirakan mencatatkan kinerja yang sesuai ekspektasi pasar. Pendapatannya diprediksi turun 4,1% YoY, sebagian besar karena volume yang lebih rendah.
Namun, pendapatan per lembar saham INTP ditopang oleh ASP yang lebih tinggi (mencapai Rp886 ribu per ton) dan komposisi penjualan semen kantong yang kuat (69,7%).
Meskipun demikian, laba bersih INTP diproyeksikan turun 15,8% YoY menjadi Rp523 miliar karena tekanan biaya yang diakibatkan volume yang lebih rendah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?