-
Laba bersih Adhi Karya anjlok tajam 93,62 persen Kuartal III 2025.
-
Pendapatan emiten konstruksi BUMN ini juga melorot 38,28 persen.
-
Total aset dan liabilitas perseroan mengalami penyusutan signifikan.
Suara.com - PT Adhi Karya Tbk. menorehkan penurunan laba bersih yang tajam hingga 30 September 2025.
Pada periode itu, laba bersih emiten kontruksi BUMN ini sebesar Rp 4,42 miliar atau turun 93,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp 69,32 miliar,
Sesuai laporan keuangan yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/10/2025), pendapatan emiten bersandi saham ADHI juga melorot 38,28 persen dari Rp 9,16 triliun di 2024 menjadi Rp 5,65 triliun.
Pos-pos pendapatan perseroan juga tergerus, seperti pendapatan dari teknik dan konstruksi sebesar Rp 4,63 triliun, manufaktur Rp 552,53 miliar, properti dan pelayanan Rp 256,65 miliar dan investasi dan konsesi sebesar Rp 211,84 miliar.
Sedangkan, beban pokok pendapatan mengalami penurunan menjadi Rp 4,82 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 8,29 triliun. Alhasil, laba kotor ADHI tercatat Rp 833,65 miliar.
Selain itu, ADHI mencatatkan, nilai total aset hingga Kuartal III-2025 mencapai Rp 33,62 triliun, susut dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 35,04 triliun.
Kemudian, total liabilitas perseroan hingga 30 September 2025 sebesar Rp 23,92 triliun atau turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 25,36 triliun.
Sementara, jumlah ekuitas ADHI melonjak tipis dari Rp 9,67 triliun di tahun lalu menjadi Rp 9,70 triliun.
Adapun, hingga sesi I perdagangan hari ini, Saham ADHI anjlok 1,44 persen ke level Rp 274 per lembar saham.
Baca Juga: Sahamnya Terbang 500 Persen, Laba Bersih Emiten Grup Salim DCII Tumbuh 83,4 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
Terkini
-
Purbaya Gandeng BUMN Tarik Pajak Transaksi Luar Negeri, Incar Rp 84 M per Tahun
-
Investor RI Kini Bisa Short Option Saham AS
-
Izin Dicabut Prabowo, Tambang Emas Astra di Martabe Akan Beroperasi Lagi?
-
Rupiah Berhasil Tundukan Dolar AS Hari, Tembus Level Rp 16.820/USD
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
Serap 4 Juta Ton Beras Petani, Bulog Mau Cari Gudang Tambahan
-
ESDM Wajibkan SPBU Swasta Beli BBM Solar dari Kilang Pertamina Mulai Tahun Ini
-
Pelni Siapkan Strategi Jitu Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran, Apa Saja?
-
Purbaya Gunakan AI hingga Beli Data dari Luar Negeri buat Cari Tambahan Pajak
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen