- Juru Bicara ESDM Dwi Anggia menjamin stok minyak Indonesia aman meski kapasitas penyimpanan hanya 21 hari.
- Indonesia tidak terpengaruh penuh krisis energi karena memiliki sumber minyak domestik dan impor beragam.
- Masyarakat diminta tidak panik atau melakukan penimbunan karena ketersediaan minyak dan BBM dalam kondisi normal.
Suara.com - Juru Bicara Kementerian Sumber Daya Energi dan Mineral (ESDM) Dwi Anggia memastikan stok minyak bumi Indonesia cukup meski kapasitas penyimpanan stok nasional hanya untuk 21 hari. Jaminan itu disampaikan di tengah terjadinya krisis energi dunia akibat perang di Teluk yang menghambat impor minyak via Selat Hormuz.
Dwi, dalam obrolan yang digelar Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom, di Jakarta, Senin (10/3/2026) mengatakan meskipun kapasitas penyimpanan minyak Indonesia hanya cukup untuk 21 hari, tapi seperti tandon atau toren air, ia akan diisi terus meski pun belum habis.
"Sebagai analogi, seperti kita memiliki toren air di rumah. Air digunakan setiap hari, tetapi setiap hari juga ada pengisian kembali. Jangan beranggapan bahwa 21 hari kemudian dari tanggal 9 terus tanggal 30 Maret habis, enggak begitu perhitungannya," jelas Dwi.
Ia menjelaskan Indonesia tak bisa dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara atau Asia dalam soal stok minyak. Alasannya karena meski masih mengimpor minyak, Indonesia masih memiliki sumber minyak di dalam negeri.
Selain itu ia kembali menegaskan bahwa Indonesia mengimpor minyak mentah tidak hanya dari Timur Tengah yang kini sedang menjadi arena perang, tapi juga dari Afrika, Amerika Serikat dan Amerika Latin.
Lebih lanjut Dwi meminta masyarakat untuk tidak panik karena kondisi ketersediaan minyak dan BBM di Indonesia dalam kondisi normal.
"Kondisi kita yang saat ini normal dengan adanya panic buying, dengan adanya tindakan penimbunan yang notabene itu melanggar hukum, tentu akan menimbulkan situasi yang tidak baik-baik saja," ujar Dwi.
Dwi juga menyampaikan bahwa kondisi stok BBM nasional masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Tentu pemerintah akan terus melakukan pemantauan. Yang jelas, fokus utama saat ini adalah memastikan ketahanan energi nasional tetap aman sehingga masyarakat bisa menjalankan Ramadhan dan Lebaran dengan tenang," tutup Dwi.
Baca Juga: Sempat Tembus 119 Dolar AS, Harga Minyak Dunia Jatuh di Bawah 90 Dolar AS
Berita Terkait
-
Purbaya Bela Bahlil, Klaim Stok Minyak RI 20 Hari Masih Aman
-
Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik
-
Jamin Stok BBM Saat Lebaran 2026, Pertamina Kawal Ketat Produksi Gasoline dan Avtur di 6 Kilang
-
Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20
-
Kiamat Energi Mengintai, Harga Minyak Dunia Meledak 30 Persen akibat Perang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja