3. PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE)
TEBE bergerak di sektor energi, dengan fokus bisnis utama pada infrastruktur pertambangan, termasuk pengelolaan jalan angkut, area penimbunan (stockpile), hingga terminal batu bara.
Berbeda dengan JARR, Haji Isam tidak memiliki saham TEBE secara langsung. Kepemilikan saham pengendali dilakukan melalui anak perusahaan Jhonlin Group lainnya, yakni PT Dua Samudera Perkasa.
Meskipun kenaikannya tidak seekstrem dua emiten sawit di atas, saham TEBE juga mencatatkan performa harga yang kuat di bursa, namun tetap tidak luput dari pengawasan dan sempat mengalami suspensi.
4. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST)
FAST adalah entitas yang dikenal luas sebagai pemegang hak waralaba restoran cepat saji KFC di Indonesia.
Keterlibatan keluarga Haji Isam di FAST tidak melalui kepemilikan saham langsung di emiten, melainkan melalui investasi di anak perusahaan FAST.
Perusahaan afiliasi keluarga Haji Isam, yang dimiliki oleh putrinya, pernah mengakuisisi sebagian saham di PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI), yang merupakan salah satu anak perusahaan FAST.
Ini menunjukkan kepentingan bisnis keluarga Haji Isam lebih berada di tingkat pemasok atau supplier untuk operasional bisnis KFC.
Baca Juga: Harga Semen Naik Terus di Tengah Volume Lesu, Prospek Laba Raksasa Saham Tertekan?
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?
-
Ini Tips Rencanakan Mudik Sekaligus Ide Liburan Bersama Keluarga