Menurut JK, syarat eksekusi wajib didahului dengan Post-Statering atau pengukuran resmi (constatering) oleh pihak BPN.
Ketidakhadiran BPN untuk pengukuran yang sah membuat JK mempertanyakan kinerja institusi tersebut, bahkan menuding ada dugaan objek tanah yang dieksekusi merupakan objek sengketa yang salah. JK menegaskan akan melawan ketidakadilan dan ketidakbenaran ini hingga ke mana pun.
4. Tegaskan Status Tanah dan Tidak Ada Sengketa
PT Hadji Kalla (via kuasa hukum Azis T, S.H., M.H.) mengeluarkan klarifikasi tegas.
PT Hadji Kalla menyangkal keterlibatan mereka dalam perkara perdata eksekusi (Nomor 21 EKS/2012/PN.Mks. jo No. 228/Pdt.G/2000/PN.Mks), dan karena itu, mereka secara hukum tidak terikat pada putusan tersebut.
Selain itu, Azis T. menyoroti tidak adanya kejelasan mengenai lokasi dan batas objek yang dieksekusi dalam pemberitaan yang beredar. Ia juga menegaskan bahwa PT Hadji Kalla telah menguasai lahan tersebut secara terus-menerus sejak tahun 1993 hingga saat ini.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat
-
Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja
-
Pegadaian Pastikan Likuiditas Emas Aman Lewat Gadai dan Buyback
-
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit