- Platform pembiayaan syariah Indonesia, Qazwa, menjalin kemitraan strategis dengan microLEAP, platform fintech Malaysia.
- Kerja sama ini bertujuan mengembangkan produk layanan keuangan syariah digital inovatif dengan belajar dari kemajuan Malaysia.
- Malaysia merupakan pemimpin keuangan syariah global.
Suara.com - Dalam upaya memperkuat posisinya di industri keuangan syariah di Indonesia, Qazwa, platform pembiayaan syariah menjalin kerja sama strategis dengan microLEAP, platform fintech terkemuka dari Malaysia.
Kerja sama strategis ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan produk dan layanan keuangan syariah digital yang lebih inovatif, dengan memanfaatkan pengalaman microLEAP dalam ekosistem fintech di Malaysia.
CEO Qazwa, Dikry Paren mengatakan Malaysia dikenal sebagai salah satu negara dengan keuangan syariah paling maju di dunia.
"Qazwa sebagai salah satu platform pembiayaan syariah di Indonesia, dirasa perlu untuk bisa belajar dan memanfaatkan ekosistem keuangan syariah yang maju di Malaysia sehingga dapat meningkatkan keuangan syariah di Indonesia," ujarnya.
Sebagai informasi, Malaysia telah lama menempati posisi terdepan dalam keuangan syariah global.
Berdasarkan Islamic Finance Development Indicator (IFDI), Malaysia secara konsisten menempati urutan teratas, sementara pangsa pembiayaan syariah dalam sistem perbankannya telah menembus sekitar 40 %.
Dikry menambahkan bahwa kerja sama strategis antara Qazwa dan microLEAP merupakan langkah penting bagi kedua pelaku keuangan syariah untuk saling berbagi pengalaman.
"...mengembangkan inovasi, serta memanfaatkan sumber daya bersama dalam upaya memajukan industri keuangan syariah," lanjutnya.
Hingga saat ini, Qazwa telah menyalurkan pembiayaan dengan total Rp480 miliar sejak didirikan.
Baca Juga: Waduh, Kesadaran Masyarakat Indonesia Melek Keuangan Syariah, Masih Kecil!
Melalui kolaborasi seperti bersama microLEAP, Qazwa berharap dapat memperluas jangkauan dan menghadirkan lebih banyak dampak positif bagi pelaku usaha di Tanah Air.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen Qazwa untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham