- Victor Rachmat Hartono, Direktur Utama PT Djarum, menjadi sorotan publik setelah dikenai tindakan pencekalan bersama empat tokoh penting lainnya.
- Pendidikan tinggi Victor Hartono mencakup teknik dari San Diego serta gelar MBA dari Kellogg School of Management, Northwestern University.
- Karier Victor di Grup Djarum dimulai sejak 1994, puncaknya ia menjabat COO pada 1999 dan kini memimpin Djarum Foundation sejak 2010.
Suara.com - Sosok Victor Rachmat Hartono, yang merupakan Direktur Utama PT Djarum dan putra sulung konglomerat Robert Budi Hartono, mendadak disorot setelah dicekal oleh negara.
Bersama dia, ada empat orang lainnya yang juga dicekal, yakni Ken Dwijugiasteadi: Mantan Direktur Jenderal Pajak, Karl Layman: Pemeriksa Pajak Muda pada Kanwil DJP Jakarta Selatan I, Heru Budijanto Prabowo: Konsultan pajak, dan Bernadette Ningdijah Prananingrum: Kepala KPP Madya Semarang.
Victor sendiri dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang teknik dan manajemen bisnis dari Amerika Serikat, yang kemudian menjadi fondasi utama dalam memimpin salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia.
Perjalanan karier dan pendidikan Victor Hartono
Victor Rachmat Hartono lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 11 Februari 1972. Ia menghabiskan masa pendidikan tingginya di Amerika Serikat, menekuni disiplin ilmu teknik sebelum beralih ke manajemen bisnis.
Teknik di Santa Barbara (1989–1991): Victor mengawali pendidikan di Santa Barbara City College, mengambil jurusan Teknik.
B.Sc. Teknik Mesin (1991–1994): Ia melanjutkan studinya di University of California, San Diego, di mana ia berhasil meraih gelar B.Sc. Teknik Mesin.
MBA dari Kellogg (1996–1998): Victor melengkapi keahliannya dengan mengambil gelar Master of Business Administration (M.B.A.) dari institusi prestisius, Kellogg School of Management, Northwestern University.
Latar belakang pendidikan yang memadukan keahlian teknik yang detail dengan strategi bisnis yang luas menjadi modal penting bagi kepemimpinan Victor di Grup Djarum.
Baca Juga: Didukung Perpani, MilkLife Archery Challenge Seri 2 Alami Lonjakan Peserta 50 Persen
Victor Hartono memulai karier profesionalnya langsung di perusahaan keluarga, PT Djarum, setelah menyelesaikan studinya di Amerika Serikat.
Management Trainee dan Brand Manager (1994-1996): Perjalanan kariernya dimulai sebagai Management Trainee pada September 1994 hingga Juni 1995. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Brand Manager PT Djarum dari September 1995 hingga Agustus 1996.
Mencapai Posisi Strategis COO (1999): Pada tahun 1999, Victor dipercaya memangku posisi yang sangat strategis sebagai Chief Operating Officer (COO) PT Djarum.
Dalam peran ini, Victor memimpin pertumbuhan perusahaan, bertanggung jawab atas ekspansi portofolio usaha, dan mendorong diversifikasi bisnis ke sektor-sektor baru yang lebih berkelanjutan.
Memimpin Djarum Foundation (2010): Selain tanggung jawab bisnis, Victor juga menjabat sebagai Presiden Direktur Djarum Foundation sejak tahun 2010.
Peran ini adalah perpanjangan komitmen sosial keluarga Hartono di berbagai bidang, termasuk pendidikan, lingkungan, budaya, dan pengembangan olahraga—terutama bulu tangkis dan promosi sepak bola wanita.
Saat ini, sebagai Direktur Utama PT Djarum, Victor memegang peran sentral dalam mengelola dan mengembangkan bisnis keluarga, memastikannya tetap kompetitif dan inovatif di berbagai lini usaha, termasuk sektor perbankan dan teknologi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Lalamove Tebar BHR dan Jaminan Sosial buat Mitra Driver
-
Deal Prabowo-Trump! RI Tak Bisa Pajaki Google, Netflix Hingga Meta
-
Modal Rp300 Ribu, Wanita Ini Sukses Bangun Pilar Ekonomi Keluarga
-
Trump 'Ngamuk' Lagi! Tarif Global 10% Menanti, RI Mulai Pasang Kuda-kuda
-
Prabowo Deal! Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal Masuk ke RI
-
Simalakama Tarif Trump, Apa Kabar Indonesia?
-
Harga Bitcoin Tertekan Pekan Ini, Analis Ungkap Alasannya
-
Frekuensi Transaksi Harian BEI Pecah Rekor Pekan Ini
-
OJK Siapkan Tanda Khusus Bagi Emiten Tak Penuhi Free Float, Paksa Transparansi atau Delisting?
-
Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang