- Mantan Dirut ASDP Ira Puspadewi mendapat rehabilitasi penuh dari Presiden Prabowo.
- Ira sebelumnya divonis 4,5 tahun penjara karena dianggap merugikan negara.
- Selain Ira ada dua rekannya yang lain mendapat hak yang sama.
Suara.com - Nasib jeratan hukum yang menimpa mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi kini berubah drastis setelah Presiden Prabowo Subianto turun tangan dan memberikan rehabilitasi penuh.
Sebelumnya Ira dan dua rekannya divonis 4,5 tahun penjara atas dugaan menimbulkan kerugian negara atas kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara (JN) pada periode 2019-2022 oleh Pengadilan Tipikor Jakarta .
Namun, vonis tersebut sejak awal menuai kontroversi. Ketua Majelis Hakim Sunoto, dalam putusan yang tidak bulat (berbeda pendapat), berpendapat bahwa Ira dkk seharusnya divonis lepas (ontslag van alle recht vervolging). Hakim menilai tidak ada tindak pidana korupsi, melainkan murni persoalan perdata yang dilindungi oleh prinsip Business Judgement Rule (BJR) – sebuah perlindungan hukum bagi direksi dalam mengambil keputusan bisnis.
Polemik ini akhirnya sampai ke meja Presiden Prabowo Subianto. Melalui komunikasi intensif dengan pihak pemerintah, surat rehabilitasi pun resmi ditandatangani hari ini, Selasa (25/11/2025).
"Dari hasil komunikasi dengan pihak pemerintah, Alhamdulillah pada hari ini Presiden RI Prabowo Subianto telah menandatangani surat rehabilitasi terhadap tiga nama tersebut," ungkap Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta.
Keputusan ini seolah menjadi angin segar bagi Ira, sosok profesional dengan rekam jejak mentereng.
Ira Puspadewi dikenal sebagai figur tangguh di dunia korporasi, baik nasional maupun multinasional. Ia adalah lulusan sarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, yang kemudian mengasah kemampuan manajerialnya hingga meraih gelar doktor dari Universitas Indonesia (UI).
Kariernya dimulai di perusahaan ritel pakaian global asal AS, GAP Inc., di mana ia mengabdi selama 17 tahun dan mencapai posisi Direktur Global Initiative Regional Asia.
Panggilan untuk mengabdi di tanah air membawanya kembali ke Indonesia, memimpin BUMN strategis seperti ditunjuk CEO PT Sarinah (Persero) (2014-2016) dan posisi penting di PT Pos Indonesia (Persero) (2016-2017)
Puncaknya, pada Desember 2017, Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuknya sebagai pucuk pimpinan ASDP Indonesia Ferry. Selama hampir tujuh tahun menjabat (Desember 2017 - Agustus 2024), Ira dikenal memiliki visi untuk memaksimalkan potensi perusahaan penyeberangan tersebut.
Baca Juga: Istana Soal Presiden Beri Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Cs: Usulan dari DPR
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi
-
Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!
-
Claude Update AI "Karyawan Cerdas", Harga Saham IBM Rontok Parah!
-
IPOT Bongkar Kelemahan Aplikasi Trading yang Masih Andalkan Data Historis
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
-
Tak Ada Lagi Alasan, Kemenperin Desak Industri Baja Segera Kantongi SNI
-
Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Februari 2026, Galeri 24 Lebih Murah dari UBS
-
BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro