- IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa yaitu mencapai 8.602 pada Rabu, 26 November 2025.
- Menteri Keuangan Purbaya mengaitkan kenaikan ini karena optimisme investor terhadap perbaikan ekonomi Indonesia.
- Investor memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat seiring kejelasan program pembangunan pemerintah ke depan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa semringah tatkala Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pecah rekor ke 8.602 pada Rabu (26/11/2025). Angka tersebut sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang masa.
Menkeu Purbaya pun menggunakan istilah 'to the moon' sembari menunjukkan dirinya saat ditanya faktor pemicu kenaikan IHSG.
"To the moon, to the moon," kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (27/11/2025).
Bendahara Negara lalu menjelaskan kenapa IHSG sentuh level tertinggi. Menurutnya, hal itu terpengaruh dari kepercayaan investor yang merasa ekonomi Indonesia mulai membaik.
Ia menilai para investor program pembangunan Pemerintah selanjutnya mulai jelas. Makanya mereka berekspektasi pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat dan bakal terjadi.
"Jadi fondasi IHSG adalah saham-saham perusahaan kan, yang bergantung kepada ekonomi. Pada dasarnya nanti akan ditentukan oleh fondasi ekonominya," ungkap dia.
Purbaya mengakui kalau pertumbuhan ekonomi memang masih belum cepat sekarang. Tapi para investor sudah berpandangan untuk masa depan.
"Jadi harusnya diinterpolasikan ke saham, ya seperti itu. Mungkin enggak sekarang, tapi mereka kan lihatnya ke depan, forward looking," ujarnya.
Namun Purbaya menyebut ada faktor dari saham gorengan yang berpengaruh. Hanya saja saham lain nyatanya ikut naik.
Baca Juga: Perusahaan Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah 2027, Purbaya Klaim Tak Ada Masalah
"Jadi kalau enggak ada optimisme di perekonomian, itu enggak akan naik ke 8.600," jelasnya.
Berita Terkait
-
Perusahaan Wajib Setor Laporan Keuangan ke Pemerintah 2027, Purbaya Klaim Tak Ada Masalah
-
IHSG Dibuka Naik Tapi Langsung Meluncur Turun Kamis Pagi, Simak Saham-saham Ini
-
Purbaya Buka Suara usai Mantan Dirjen Pajak Diperiksa Kejagung, Singgung Manipulasi Laporan
-
Purbaya Usai Diajak Rosan ke China buat Negosiasi Utang Whoosh: Asal Dia yang Bayar!
-
Heboh Negara dalam Negara, Purbaya Siap Kirim Petugas Bea Cukai ke Bandara PT IMIP
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk