- Proyek komersial Sinsa District di Eco Town Sawangan telah selesai dan serah terima sesuai jadwal pada Kamis (27/11/2025).
- Kompleks komersial berisi 53 unit tersebut berhasil mencatatkan penjualan habis terjual berkat program insentif PPN pemerintah.
- Pengembang Lotte Land Indonesia dan Vasanta Group menegaskan komitmen pada ketepatan waktu dan kualitas konstruksi premium.
Suara.com - Di tengah maraknya proyek properti yang mengalami keterlambatan pembangunan maupun serah terima, Sinsa District di Eco Town Sawangan justru hadir sebagai pengecualian.
Proyek komersial premium yang dikembangkan Lotte Land Indonesia bersama Vasanta Group itu memasuki tahap serah terima pada Kamis (27/11/2025), sesuai jadwal yang telah dijanjikan sejak awal.
Prosesi serah terima dilakukan secara simbolis dengan menghadirkan sejumlah pembeli yang telah menanti penyelesaian proyek tersebut.
Momentum ini sekaligus mempertegas rekam jejak kedua pengembang dalam menjaga ketepatan waktu, kualitas konstruksi, serta konsistensi dalam membangun kawasan perkotaan modern dan berkelanjutan.
Sinsa District sendiri merupakan kompleks komersial berisi 53 unit tiga lantai dan satu kavling eksklusif yang dirancang menjadi pusat gaya hidup dan bisnis di jantung Eco Town Sawangan.
Setiap unit mengusung desain modern, pedestrian selebar sembilan meter, area rooftop alfresco, hingga ruang opsional untuk pemasangan lift—fitur yang membuatnya diminati berbagai pelaku usaha dan brand lifestyle.
Tak hanya tepat waktu, proyek ini juga mencatatkan penjualan yang sangat agresif. Didukung program PPN DTP 100 persen dari pemerintah, seluruh unit Sinsa District kini berstatus habis terjual.
President Director Lotte Land Indonesia, Lee Je Hong, mengatakan perusahaan elalu berupaya memastikan bahwa nilai yang diciptakan juga dapat dirasakan oleh para pembeli.
Dengan harga yang kompetitif dan pengembangan kawasan yang terus bertumbuh, perusahaan apresiasi melihat para pelanggan telah menikmati keuntungan yang baik dari investasi mereka.
Baca Juga: Franchise & Property Talk 2025, Bisnis Air Minum Isi Ulang Ini Mengupas Konsep Investasi Ganda
"Seiring proses serah terima yang berjalan, kami menantikan Sinsa District berkembang menjadi pusat komersial yang aktif dan memberi manfaat jangka panjang bagi seluruh pemilik unit," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
CEO Vasanta Group, Denny Asalim, menambahkan ketepatan waktu merupakan komitmen penting yang terus dijaga tim pengembang.
Menurutnya, perusahaan ingin membangun kawasan yang mendorong interaksi antara pertumbuhan bisnis dan pengalaman gaya hidup.
"Kehadiran Sinsa District memberikan nilai nyata bagi para pemilik unit sekaligus membuka babak baru dalam ekosistem yang terus berkembang di Eco Town," imbuhnya.
Sinsa District juga berada di lokasi strategis yang terintegrasi dengan kawasan Shila at Sawangan seluas 130 hektare, dengan ruang terbuka hijau mencapai 55 persen dan jaringan danau alami seluas 26 hektare. Dukungan akses tol Pamulang–Desari, Jalan Bojongsari, dan Jalan Muchtar semakin memperkuat nilai properti kawasan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN