- Alibaba Cloud diakui sebagai Emerging Leader oleh Gartner dalam empat kuadran inovasi AI Generatif terbaru.
- Pengakuan ini memvalidasi strategi terintegrasi Alibaba Cloud dalam menyediakan ekosistem holistik AI plus Cloud.
- Keunggulan Alibaba Cloud mencakup infrastruktur khusus, model Qwen, platform pengembangan PAI, dan aplikasi manajemen pengetahuan.
Suara.com - Alibaba Cloud, unit bisnis cloud computing dan tulang punggung teknologi digital Alibaba Group, serius menjajaki bisnis kecerdasan buatan.
Hal ini tercermen dari stategi yang menempatkan sebagai Emerging Leader di keempat kuadran yang dievaluasi dalam empat laporan terbaru Gartner® bertajuk “Innovation Guide for Generative AI”.
Menurut Gartner, kuadran Emerging Market memberikan visualisasi vendor AI Generatif (GenAI) di pasar yang sangat dinamis. Vendor yang berstatus Emerging Leader dinilai memiliki visibilitas di pasar serta kombinasi antara fitur yang kuat dan potensi masa depan yang cerah.
Jingren Zhou, Chief Technology Officer Alibaba Cloud Intelligence, menegaskan bahwa pengakuan ini merupakan validasi kuat terhadap strategi terintegrasi ‘AI + Cloud’ yang mereka jalankan.
“Mulai dari infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI, seri model Qwen yang terdepan, tool untuk merekayasa aplikasi khusus, hingga aplikasi produktivitas yang memberikan manfaat langsung bagi pengguna akhir, kami berkomitmen menyediakan ekosistem holistik yang membantu bisnis berinovasi dan berkembang di era AI yang bergerak sangat cepat,” ujar Jingren Zhou.
Pengakuan Emerging Leader ini mencakup seluruh rantai nilai (stack) GenAI, menegaskan kapabilitas Alibaba Cloud di pasar yang tengah didominasi persaingan global.
1. Infrastruktur Cloud Khusus AI Generatif
Alibaba Cloud diakui di kategori yang mencakup penawaran compute, penyimpanan, dan jaringan berperforma tinggi yang dioptimalkan untuk pelatihan (training) dan inferensi Machine Learning (ML).
Alibaba Cloud menjadi satu-satunya penyedia layanan cloud di Asia Pasifik yang dinobatkan sebagai Emerging Leader bersama empat pemain global lainnya, menunjukkan keunggulan infrastruktur AI di kawasan ini.
Baca Juga: Permudah Pembuatan Iklan: Meta Tambahkan Fitur AI Baru, Makin Praktis!
2. Penyedia Model AI Generatif (Qwen Series)
Segmen ini mencakup penyedia model fondasi komersial maupun open-source. Keunggulan Alibaba Cloud diwakili oleh Seri Qwen (termasuk Qwen3 terbaru).
Model Qwen open-source telah diunduh lebih dari 600 juta kali di platform global seperti Hugging Face dan ModelScope, serta menghasilkan lebih dari 170.000 model turunan, menunjukkan adopsi komunitas yang luas.
Platform pengembangan AI mereka, Model Studio, juga telah digunakan oleh lebih dari 1 juta perusahaan dan individu untuk fine-tuning dan penerapan model.
3. Teknik AI Generatif (Platform for AI - PAI)
Kategori ini berfokus pada teknologi manajemen siklus hidup model yang disesuaikan untuk mengembangkan, menyempurnakan, dan menerapkan model generatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM