- Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Sahabat Pegadaian mengalami kenaikan kompak pada Minggu, 30 November 2025.
- Emas Galeri24 naik dari Rp2.436.000 menjadi Rp2.458.000 per gram; emas UBS naik menjadi Rp2.481.000 per gram.
- Galeri24 tersedia dari 0,5 gram hingga 1.000 gram, sementara UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram.
Suara.com - Harga jual dua produk logam mulia yang tersedia di Sahabat Pegadaian, yakni emas batangan cetakan UBS dan Galeri24, menunjukkan tren kenaikan harga yang kompak pada Minggu (30/11/2025).
Berdasarkan data dari laman resmi Pegadaian, kedua produk emas tersebut mengalami lonjakan harga yang cukup tajam dibandingkan harga sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah dinamika pasar komoditas global.
Produk emas Galeri24 mencatatkan kenaikan harga per gram dari yang sebelumnya Rp2.436.000 menjadi Rp2.458.000. Sementara itu, harga emas UBS turut naik signifikan, dari awalnya Rp2.444.000 menjadi Rp2.481.000 per gram.
Emas Galeri24 dijual dengan pilihan kuantitas yang sangat luas, mulai dari pecahan terkecil 0,5 gram hingga pecahan terbesar 1.000 gram (1 kilogram). Emas UBS juga tersedia mulai dari 0,5 gram hingga pecahan 500 gram.
Untuk pecahan kecil, harga emas UBS 0,5 gram dibanderol Rp1.341.000, sedangkan emas UBS 1 gram berada di harga Rp2.481.000.
Untuk pecahan yang lebih besar, harga UBS 10 gram tercatat Rp24.201.000, dan harga UBS 50 gram mencapai Rp120.518.000. Bagi investor dengan modal besar, emas UBS 500 gram dijual seharga Rp1.202.929.000.
Daftar Harga Emas di Pegadaian
Sementara itu, untuk produk Galeri24, pecahan 0,5 gram dijual seharga Rp1.289.000, dan pecahan 1 gram berada di angka Rp2.458.000.
Untuk pecahan 10 gram, harganya tercatat Rp23.970.000, dan pecahan 50 gram seharga Rp119.463.000. Pecahan terbesar, yaitu 1.000 gram, dipasarkan pada harga Rp2.372.893.000.
Baca Juga: Harga Emas Antam Berbalik Lompat Tinggi Jadi Rp 2.380.000 per Gram, Jual atau Beli?
Kenaikan harga yang terjadi secara kompak pada kedua produk ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan atau pengaruh sentimen positif dari pasar emas global.
Investor perlu mencermati pergerakan harga ini sebagai bagian dari strategi investasi logam mulia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL