- Wacana penyambungan LRT Jakarta ke PIK didukung Project Director LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar.
- Jakpro telah menyusun kajian *loop line* mencakup perluasan rute ke JIS, Manggarai, Dukuh Atas, dan Halim.
- Gubernur DKI Jakarta mengumumkan rencana jalur LRT utara hingga PIK 2 untuk mengatasi kemacetan parah.
Suara.com - Project Director LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, menyambut wacana penyambungan jalur Light Rapid Transit (LRT) Jakarta menuju kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Wacana ini awalnya disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Menurutnya, usulan pembuatan jalur LRT ke PIK kini menjadi salah satu pembahasan paling aktif di internal.
Pengembangan jaringan rel tersebut masuk dalam kajian lanjutan yang sedang digodok bersama sejumlah pemangku kepentingan.
Ramdani menjelaskan, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) saat ini telah menyusun kajian loop line sebagai bagian dari masterplan jaringan LRT Jakarta.
Dalam kajian tersebut, sejumlah rute perluasan LRT telah dipetakan, termasuk koridor menuju Jakarta International Stadium (JIS), Manggarai, Dukuh Atas, hingga Halim.
“Terkait dengan (proyek rute LRT) yang ke PIK gitu ya. Ya jadi memang pada saat ini Jakpro sudah punya kajian loop line, terkait dengan masterplan LRT Jakarta,” ujar Ramdani kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).
Ia mengatakan, beberapa trase juga telah mengantongi izin, terutama rute yang menghubungkan JIS hingga Halim.
Sementara itu, trase lanjutan dari Manggarai menuju Dukuh Atas hingga jalur-jalur lain di loop line masih dalam proses perizinan.
Baca Juga: Operasi Agustus 2026, Apa Saja Fasilitas Terbaru LRT Jakarta Fase 1B
“Pada saat ini memang selain yang sampai Manggarai itu kita ada yang sudah dapat izin trase ke JIS sampai ke Halim,” katanya.
Adapun perluasan jalur ke PIK, lanjut Ramdani, masih masuk tahap pembahasan dan menjadi salah satu poin yang paling hangat dibicarakan.
Menurutnya, isu tersebut terus berkembang seiring rencana besar pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan transportasi publik berbasis rel.
“Terkait dengan perpanjangan rencana ke PIK itu memang itu masih poin pembahasan yang paling hangat sih terkait hari ini,” ucapnya.
Ramdani memastikan, seluruh pengembangan rute yang sedang dibahas harus melalui kajian menyeluruh, termasuk soal trase, kebutuhan investasi, hingga integrasi dengan moda transportasi lain.
“Dan memang untuk yang loop line dan perpanjangan dari lanjutannya LRT Jakarta termasuk ke Dukuh Atas, pada saat ini memang masih berproses izin trase,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Proyek LRT Velodrome-Manggarai Sudah Capai 61,79 Persen dan Habiskan 19 Ribu Ton Semen
-
Naik KRL-MRT-LRT Jabodebek Cuma Bayar Rp 80 pada 17-18 Agustus
-
Pramono Perkuat Sinergi Pemerintah dan Swasta Lewat Peresmian Stasiun LRT Summarecon
-
Hingga Juli 2025, LRT Jabodebek Angkut 14,5 Juta Penumpang
-
Rumah dan Tanah di Sekitar LRT dan MRT Jakarta Laris Manis, Permintaan Meroket!
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026
-
Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025
-
Pemerintah-BUMN Mulai Manfaatkan Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Setelah Haji, Pos Indonesia Mulai Layani Pengiriman Barang Jamaah Umrah dan PMI
-
Penguatan Infrastruktur Teknologi Himbara Jadi Fokus Danantara di 2026
-
Celebi Aviation Resmi Beroperasi di Bandara Soetta dan Ngurah Rai
-
Ekonom Nilai Konsumsi Masyarakat Masih Solid di 2025, Begini Datanya