- Saham BRMS menguat 3,03% pada penutupan sesi I Selasa, 2 Desember 2025, mencapai Rp 1.020 per saham.
- Analis CGS International merekomendasikan "speculative buy" dengan target jangka pendek Rp 1.030 dan support 970.
- Investor asing menunjukkan minat besar dengan mencatatkan *net foreign buy* volume tertinggi kedua pada jeda siang.
Lonjakan pembelian ini mengirimkan sinyal kuat bahwa institusi dan investor asing melihat adanya nilai dan prospek keuntungan yang besar di saham BRMS.
Secara volume, saham BRMS mencatat beli bersih asing sebanyak 117.443.900 saham. Angka yang fantastis ini menunjukkan likuiditas yang tinggi dan minat yang tak terbendung dari investor luar negeri. Dengan harga saham BRMS saat ini yang parkir di level Rp 1.020, aksi beli bersih ini secara efektif memberikan dorongan fundamental yang kokoh bagi pergerakan harga selanjutnya.
Aksi beli bersih (net foreign buy) yang signifikan ini kerap kali diinterpretasikan sebagai indikator smart money masuk ke pasar, yang mana dapat menjadi pemicu kenaikan harga yang berkelanjutan. Ketika investor asing berbondong-bondong masuk, ini menunjukkan kepercayaan mereka terhadap prospek jangka panjang perusahaan dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Hingga saat ini (per September 2025), pemegang saham terbesar PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) adalah Emirates Tarian Global Ventures Spc dengan kepemilikan mencapai 25,1% saham. Dominasi institusi asing ini menjadi salah satu penopang stabilitas dan kredibilitas perusahaan di mata investor global.
Selain Emirates Tarian Global Ventures Spc, terdapat pemegang saham institusional besar lainnya yang berperan penting, termasuk Sugiman Halim, CGS International, dan PT Bumi Resources Tbk.
Emirates Tarian Global Ventures Spc: 25,1%
Sugiman Halim: 7,45%
CGS International: 5,07%
PT Bumi Resources Tbk: 2,87% (sebagai pengendali)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus