Suara.com - Inilah beberapa daftar istilah gadai di Pegadaian yang perlu Anda pahami sebelum datang ke kantor Pegadaian terdekat untuk bertransaksi.
Pegadaian merupakan lembaga keuangan milik negara (BUMN) yang menyediakan layanan keuangan berbasis hukum gadai, yaitu pinjaman dana dengan menjaminkan barang berharga (seperti emas, elektronik, kendaraan, sertifikat).
Dengan kata lain, Anda bisa mendapatkan uang tunai dengan menggadaikan barang di Pegadaian.
Akan tetapi sebelum Anda datang ke Pegadaian terdekat, simak beberapa istilah di Pegadaian berikut ini agar Anda tidak bingung.
Daftar Istilah Gadai di Pegadaian
1. Gadai
Gadai adalah fasilitas pinjaman cepat dengan menyerahkan barang sebagai jaminan. Di Pegadaian tersedia dua kelompok layanan: Gadai Emas dan Gadai Non Emas.
Untuk emas, nasabah dapat menggunakan Gadai Emas maupun Gadai Tabungan Emas. Sementara layanan Non Emas meliputi Gadai Elektronik, Luxury, Efek, hingga Sertifikat yang masing-masing memiliki syarat dan biaya berbeda.
2. Gadai Konvensional
Baca Juga: Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian, Ini Syarat dan Prosesnya sampai Dana Cair
Pada gadai konvensional, Pegadaian memakai sistem bunga atau sewa modal yang dihitung berdasarkan jumlah pembiayaan. Transaksi dilakukan memakai akad gadai sebagai dasar kesepakatan.
3. Gadai Syariah
Jenis gadai ini mengikuti aturan syariah dengan akad rahn. Mekanismenya berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional sehingga prosedur dan biayanya disesuaikan syariat.
4. Rahn
Rahn merupakan akad gadai dalam sistem syariah, yaitu penyerahan barang sebagai jaminan sesuai ketentuan DSN-MUI No.25/DSN-MUI/III/2022.
5. Murtahin
Berita Terkait
-
Cara Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian, Ini Syarat dan Prosesnya sampai Dana Cair
-
9 Langkah Cara Gadai iPad di Pegadaian, Praktis dan Mudah
-
Syarat dan Cara Gadai Kamera di Pegadaian, Langsung Cair Tanpa Ribet
-
Cara Gadai Emas Batangan di Pegadaian semua Merek
-
Cara Gadai Sertifikat Rumah Resmi dan Aman, Ini Syarat dan Risikonya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti