Berbagai kepingan tanah lain dengan luasan antara 119 m2 hingga 5.000 m2 yang tersebar di titik-titik strategis Bekasi.
2. Kepemilikan Lahan Luas di Kabupaten Cianjur
Meskipun hanya memiliki dua titik di Cianjur, luasan lahan di wilayah ini tergolong sangat masif dan memberikan kontribusi besar pada total nilai hartanya:
Tanah seluas 51.450 m2 (lebih dari 5 hektare) dengan nilai Rp4,11 miliar.
Tanah seluas 34.500 m2 yang ditaksir memiliki harga mencapai Rp10,35 miliar.
3. Ekspansi ke Kabupaten Karawang
Di wilayah industri Karawang, Ade tercatat memiliki satu bidang tanah sebagai bagian dari portofolio investasinya:
Tanah seluas 1.120 m2 dengan nilai laporan sebesar Rp840 juta.
Profil Kekayaan dan Jejak Politik Sang Bupati Termuda
Baca Juga: Fakta Baru OTT KPK: Siapa Saja 9 Sosok yang Diserahkan ke Kejaksaan Agung?
Ade Kuswara dilantik menjadi orang nomor satu di Bekasi pada Februari 2025 saat berusia 31 tahun 6 bulan. Ia memecahkan rekor pendahulunya, Neneng Hasanah Yasin, sebagai bupati definitif termuda.
Sebelum menjabat di eksekutif, karier politiknya ditempa sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan selama dua periode.
Selain properti senilai Rp76,2 miliar, Ade juga memiliki koleksi kendaraan mewah. Ia melaporkan kepemilikan Ford Mustang hasil sendiri senilai Rp1,4 miliar, Jeep Wrangler hasil warisan senilai Rp650 juta, serta Mitsubishi Pajero Sport Dakar yang tercatat sebagai hadiah senilai Rp400 juta.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!