- Bakal cair akhir tahun ini, KPM dapat akses PKH Tahap 4 2025 melalui situs resmi Kemensos yaitu Cekbansos.kemensos.go.id
- Pencairan PKH Tahap 4 2025 dilakukan lewat Bank Himbara dan Kantor Pos.
- Pastikan data wilayah dan nama sesuai KTP saat cek bansos online.
Suara.com - Memasuki akhir tahun 2025, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia menantikan kabar pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4.
Bantuan sosial (bansos) ini menjadi krusial untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang tahun baru.
Untuk memastikan dana bantuan sampai ke tangan yang berhak, penting bagi setiap KPM untuk mengetahui cara cek PKH Tahap 4 tahun 2025 cair atau belum di cekbansos.kemensos.go.id.
Pemerintah, melalui Kementerian Sosial (Kemensos), telah menyediakan platform digital yang transparan dan mudah diakses. Tujuannya agar masyarakat dapat secara mandiri memverifikasi status kepesertaan dan pencairan bansos.
Dengan pengecekan mandiri, KPM dapat terhindar dari informasi yang salah dan memiliki kepastian mengenai hak mereka. Pencairan PKH Tahap 4 sendiri dijadwalkan untuk periode Oktober hingga Desember 2025.
Dana ini disalurkan melalui bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta melalui PT Pos Indonesia bagi KPM yang tidak memiliki akses perbankan.
Panduan Lengkap Cek Bansos PKH di Website Resmi Kemensos
Metode paling umum untuk mengecek status pencairan PKH adalah melalui situs resmi yang telah disediakan oleh Kemensos. Prosesnya cepat dan hanya memerlukan koneksi internet serta data diri.
Berikut adalah langkah-langkah detailnya:
1. Buka situs resmi Kemensos melalui ponsel atau komputer Anda di alamat https://cekbansos.kemensos.go.id/
Baca Juga: Gus Ipul Datangi Purbaya, Usul Bansos Korban Bencana Sumatra Rp 15 Ribu per Hari
2. Isi data wilayah Anda secara lengkap dan benar, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
3. Masukkan nama penerima manfaat dengan lengkap lengkap sesuai dengan yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pastikan tidak ada salah eja.
4. Ketik Kode Captcha. Masukkan 4 huruf kode captcha yang muncul di dalam kotak yang tersedia. Jika kode tidak jelas, Anda bisa mengklik ikon "refresh" untuk mendapatkan kode baru.
5. Setelah semua data terisi, klik tombol "CARI DATA".
6. Sistem akan menampilkan hasil pencarian. Jika nama Anda terdaftar sebagai penerima, akan muncul tabel yang berisi informasi status pencairan, jenis bantuan (PKH, BPNT, dll.), dan periode penyaluran.
Jika status menunjukkan "Penyaluran" atau "Proses Bank Himbara/PT Pos," artinya dana sedang dalam proses transfer ke rekening atau akan segera dijadwalkan pengambilannya di kantor pos.
Berita Terkait
-
Gus Ipul Datangi Purbaya, Usul Bansos Korban Bencana Sumatra Rp 15 Ribu per Hari
-
Cara Cek PIP Kemdikbud.go.id 2025, Mudah Lewat HP Pakai NISN dan NIK
-
Cara Cek PIP 2025 dari HP, Jangan Tunda Pastikan Status Penerima
-
Kemensos Siapkan Jaminan Hidup Korban Bencana Sumatra Selama 3 Bulan
-
31 Perusahaan Resmi Diselidiki Diduga Jadi Biang Kerok Banjir Sumatra, Siapa Jadi Tersangka?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta
-
Wamenkeu Juda Agung Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
-
8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan
-
IHSG Hari Ini Lagi Semringah, Naik 1,24% dan 578 Saham Melesat
-
Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?