- Harga emas Antam per 30 Desember 2025 per gram adalah Rp 2.501.000, mengalami penurunan Rp 95.000 dari hari sebelumnya.
- Harga beli kembali (buyback) emas Antam pada tanggal tersebut tercatat Rp 2.204.000 per gram, turun Rp 21.000 dari hari Senin.
- Harga emas dunia anjlok 4,50 persen karena aksi ambil untung dan penguatan Dolar AS, namun prospek jangka menengah masih didukung faktor makroekonomi.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 30 Desember 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.501.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam lagi-lagi terjun bebs Rp 95.000 dibandingkan hari Senin, 29 Desember 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.204.000 per gram.
Harga buyback itu juga merosot Rp 21.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.300.500
- Emas 1 Gram Rp 2.501.000
- Emas 2 gram Rp 4.942.000
- Emas 3 gram Rp 7.388.000
- Emas 5 gram Rp 12.280.000
- Emas 10 gram Rp 23.505.000
- Emas 25 gram Rp 61.137.000
- Emas 50 gram Rp 122.195.000
- Emas 100 gram Rp 244.312.000
- Emas 250 gram Rp 610.515.000
- Emas 500 gram Rp 1.220.820.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.441.600.000
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.
Harga Emas Dunia Meluncur
Harga emas dunia mengalami penurunan tajam pada awal pekan ini. Logam mulia global atau XAU/USD anjlok sekitar 4,50 persen pada perdagangan Senin dan diperdagangkan di kisaran 4.330 dolar AS per ons, setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi baru pada akhir pekan lalu.
Seperti dikutip dari FXStreet, tekanan terhadap harga emas dipicu oleh aksi ambil untung yang cukup kuat di tengah kondisi likuiditas pasar yang menipis menjelang libur akhir tahun.
Baca Juga: Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp 2.596.000 per Gram
Situasi ini memperkuat pergerakan koreksi setelah reli tajam yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Selain itu, pemulihan moderat nilai tukar Dolar AS turut menambah tekanan pada harga emas. Menguatnya dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar Amerika Serikat.
FXStreet mencatat, penguatan dolar tersebut terjadi seiring penyesuaian posisi investor menjelang penutupan tahun, menyusul kinerja emas yang sangat impresif sepanjang 2025.
Meski demikian, tekanan jangka pendek ini dinilai tidak mengubah prospek jangka menengah emas. Dari sisi fundamental, latar belakang makroekonomi global masih cenderung mendukung pergerakan logam mulia tersebut.
Pasar saat ini terus mengantisipasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve (The Fed) pada tahun depan. Ekspektasi pemangkasan suku bunga diperkirakan akan menurunkan biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas, sehingga tetap menjadi faktor penopang harga.
Di sisi lain, dinamika politik di Amerika Serikat juga turut menjaga daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Kekhawatiran terhadap independensi bank sentral dinilai mempertahankan tingkat ketidakpastian yang biasanya menguntungkan aset safe haven.
Dari aspek geopolitik, ketegangan global yang masih berlangsung ikut menopang permintaan struktural terhadap emas.
FXStreet menyoroti perkembangan konflik di Ukraina serta aktivitas militer China di sekitar Taiwan sebagai pengingat bahwa risiko geopolitik tetap tinggi, meski pergerakan pasar jangka pendek saat ini cenderung memasuki fase konsolidasi.
Dengan kondisi tersebut, koreksi harga emas saat ini dinilai lebih sebagai jeda teknis setelah lonjakan historis, bukan sinyal pembalikan tren utama. Faktor makroekonomi dan geopolitik yang ada masih mendukung minat berkelanjutan terhadap emas dalam jangka menengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan
-
Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market
-
Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok
-
Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah
-
Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun
-
Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan