-
Perak terperosok ke zona merah setelah mencatatkan reli panjang di sepanjang tahun sebelumnya.
-
Harga perak Antam hari ini merosot sebesar Rp1.900 menjadi Rp43.865 per gram.
- Data dari Kitco menunjukkan bahwa harga perak dunia terjun bebas sebesar 6,07% ke level US$71,54 per troy ons pada Rabu malam waktu Amerika Serikat.
Suara.com - Sambut tahun baru 2026 pada Kamis (1/1/2026), harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau mengalami kontraksi cukup dalam.
Komoditas logam mulia ini terperosok ke zona merah setelah mencatatkan reli panjang di sepanjang tahun sebelumnya.
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini merosot sebesar Rp1.900 menjadi Rp43.865 per gram.
Angka ini turun signifikan dibandingkan posisi pada Rabu (31/12/2025) yang masih tertahan di level Rp45.765 per gram.
Harga Perak Antam Batangan
Penurunan harga ini berdampak langsung pada nilai jual berbagai produk perak batangan Antam di kota-kota besar Indonesia. Berikut adalah rincian harga dasar serta harga setelah pengenaan PPN sebesar 11%:
1. Perak Murni Batangan (Fine Silver)
Berat 250 Gram: Harga dasar dipatok senilai Rp11.366.250. Jika menyertakan pajak, harga akhirnya menjadi Rp12.616.538.
Berat 500 Gram: Harga dasar tercatat Rp21.932.500, dengan harga setelah pajak mencapai Rp24.345.075.
2. Perak Seri Heritage
Baca Juga: Harga Emas Antam Terjun Bebas Hari ini, Dibanderol Rp 2,5 Juta per Gram
Berat 31,1 Gram: Harga dasar hari ini berada di angka Rp1.911.990, sedangkan harga plus PPN berada di kisaran Rp2.122.309.
Berat 186,6 Gram: Harga dasar dibanderol Rp10.350.505, dengan nilai setelah pajak di level Rp11.489.061.
Pelemahan harga perak domestik ini sejalan dengan kondisi pasar global yang mengalami koreksi tajam tepat pada malam pergantian tahun.
Data dari Kitco menunjukkan bahwa harga perak dunia terjun bebas sebesar 6,07% ke level US$71,54 per troy ons pada Rabu malam waktu Amerika Serikat.
Ketua analis pasar KCM Trade, Tim Waterer, memberikan catatan bahwa koreksi ini terjadi setelah perak mencatatkan performa luar biasa sepanjang tahun 2025 dengan kenaikan total mencapai 161%.
Bahkan, perak sempat mengukir sejarah dengan menembus level psikologis US$80 per troy ons untuk pertama kalinya.
Menurut dia, reli harga perak sebelumnya didorong oleh status barunya sebagai mineral kritis di Amerika Serikat, kendala pasokan yang persisten, serta cadangan persediaan global yang berada di titik terendah
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
-
Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak
-
Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
-
Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi
-
Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah