- Menteri Perhubungan memastikan Bandara IKN telah resmi berubah status dari bandara khusus menjadi bandara umum.
- Perubahan status ini memungkinkan Bandara IKN melayani penerbangan komersil, tergantung kesiapan maskapai terkait.
- Kementerian Perhubungan masih menunggu surat resmi perubahan status dan menyiapkan izin operasional penerbangan.
Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, memastikan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) telah berubah status dari bandara khusus menjadi bandara umum.
Dengan bergantinya status itu, Bandara IKN bisa melayani penerbangan komersil. Sayangnya, Menhub tidak merinci kapan Bandara IKN bisa didarati pesawat komersil.
"Sudah disetujui kayaknya tuh IKN untuk umum, kalau saya tidak salah," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Terkait operasional penerbangan komersil, Menhub menyebut, tinggal menunggu kesiapan dari para maskapai. Selain itu, secara paralel, Kementerian Perhubungan menyiapkan izin-izin yang diperlukan.
"Nanti kan tergantung kesiapan dari airline-nya. Kita harus ngobrol sama mereka. Kan izin-izinnya harus kita siapkan juga," ucapnya.
Intinya, Menhub menegaskan, Bandara IKN bukan sebagai bandara VVIP kembali. "Ya, kalau saya tidak salah ingat itu (bandara) IKN sudah boleh umum," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa, mengatakan pihaknya tengah menunggu surat resmi perubahan status dari bandara khusus menjadi bandara umum.
Menurutnya, rencana perubahan status bandara IKN ini telah lama dibicarakan di tingkat pemerintah. Bahkan, dibahas sejak masa pemerintahan sebelumnya.
"Tinggal aturannya saja sih. Aturannya sudah di Setneg kan, kita tunggu itu sudah bisa kita terbangi (pesawat komersilnya). Dan yang jelas itu kan bisa dimanfaatkan untuk penerbangan jarak jauh," ucapnya.
Baca Juga: Menhub Beri 4 Catatan dalam Pelaksanaan Nataru
Lukman menambahkan, Bandara IKN ke depannya bisa dimanfaatkan untuk penerbangan haji di Balikpapan.
"Kalau saat ini 2.500 (penumpang) untuk haji dari Balikpapan memanfaatkan bandara ini dengan sepanjang 3.000 (meter) ini kan tidak perlu technical landing begitu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Lowongan Kerja Hotel Trans, Ini Jadwal Walk-In Interview Januari 2026
-
Profil Mukhtara Air, Maskapai Baru dari Madinah Arab Saudi
-
Daya Beli Masyarakat Turun, Menkeu Purbaya Pede Pertumbuhan Capai 5,2 Persen
-
Kemenperin Siapkan Skema Pemulihan IKM Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
-
IHSG Dua Hari Melejit Hingga Tembus Level 8.900, Apa Pemicunya?
-
Kemenkeu Klaim Ekonomi Indonesia Akhir 2025 Tetap Tangguh, Ini Buktinya
-
Emiten Jual Beli Besi Kapal Bekas (OPMS) Berencana Tambah 16 Lini Usaha Baru
-
Harga Saham DEWA Meroket Hari Ini, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Kemenhub Bekukan Izin Operasional Cahaya Trans Buntut Kecelakaan Maut di Exit Tol Krapyak
-
Tak Hanya Infrastruktur, Pendidikan Jadi Prioritas Pemulihan Pascabencana di Aceh