- Platform P2P lending Maucash milik Grup Astra menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya efektif Senin, 5 Januari 2026.
- Penutupan ini terjadi karena permintaan sukarela perusahaan dan telah disetujui OJK melalui surat tertanggal 17 Desember 2025.
- Keputusan penghentian operasi ini diklaim merupakan bagian dari strategi pemenuhan regulasi POJK Nomor 40 Tahun 2024.
Suara.com - Industri fintech peer to peer (P2P) lending mengalami tekanan di awal tahun.
Hal itu terjadi pada platform milik Grup Astra PT Astra Welab Digital Arta atau Maucash yang memutuskan untuk menutup usahanya.
Keputusan penutupan ini berdasarkan permintaan langsung oleh perseroan. Keputusan ini telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat No. S-40/D.06/2025 tanggal 17 Desember 2025 perihal Persetujuan Permohonan Rencana Pencabutan Izin Usaha Berdasarkan Permintaan Sendiri PT Astra Welab Digital Arta.
"Penghentian seluruh kegiatan layanan operasionalnya terhitung mulai hari ini, Senin, 5 Januari 2026," dikutip dari pengumuman tersebut, dikutip Selasa, (6/1/2026).
Keputusan ini menarik perhatian pelaku industri mengingat Maucash dikenal sebagai salah satu pemain dengan fundamental keuangan yang terjaga.
Berbeda dengan sejumlah penutupan penyelenggara pinjaman online (pinjol) yang kerap dipicu oleh sanksi regulator atau krisis gagal bayar, penutupan Maucash dilakukan melalui mekanisme pengembalian izin usaha secara sukarela.
Manajemen Maucash menyatakan, langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mematuhi regulasi.
Keputusan penghentian operasi disebut merupakan bagian dari pemenuhan ketentuan Peraturan OJK (POJK) Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).
Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa langkah korporasi tersebut telah melalui proses administrasi dan persetujuan regulator sesuai koridor hukum yang berlaku.
Baca Juga: Mulai 2026, Utang ke Pinjol Bakal Lebih Ketat
"Penutupan dilakukan berdasarkan persetujuan OJK atas permohonan pengembalian izin usaha dari perusahaan sendiri," sebut manajemen.
Sementara itu, bagi pihak terkait yang berkepentingan atas rencana pengembalian izin tersebut, bisa menghubungi Perseroan melalui e-mail halo@maucash.id sampai dengan 31 Januari 2026, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau menyampaikan kepentingannya.
Berita Terkait
-
Hentikan Produksi Tambang Emas, Agincourt Resources Serahkan Data ke KLH Pasca Banjir Sumatera
-
Tambang Emas Termasuk Tiga Klaster Pemicu Parahnya Banjir Sumatera Utara
-
Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil
-
Jelang Tutup Tahun! Asing Mulai Kempit Saham Grup Astra, Transaksi Ratusan Miliar
-
KLH Sebut Tambang Milik Astra International Perparah Banjir Sumatera, Akan Ditindak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?
-
Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang
-
Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang
-
Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik
-
Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia