- Pluang meluncurkan fitur Technical Signals dan Screeners untuk mempermudah analisis kripto dan saham Amerika Serikat.
- Technical Signals memberikan sinyal trading lengkap (Entry, Take Profit, Stop Loss) berbasis analisis teknikal pasar.
- Screeners memfilter aset menggunakan 15 kriteria teknikal serta fundamental, mempercepat penemuan peluang investasi.
Suara.com - Aplikasi trading dan investasi Pluang resmi meluncurkan fitur baru bernama Technical Signals dan Screeners. Ini adalah fitur analisis yang dirancang untuk mempercepat peluang trading di kripto dan saham Amerika Serikat.
Director of Marketing and Commercial Pluang, Andreas Agung menyatakan, kehadiran fitur ini memperkuat Pluang sebagai aplikasi trading multi-aset dengan kapabilitas pro-grade tools untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih terstruktur di tengah market yang bergerak cepat.
“Trader butuh alat yang bisa mempercepat proses menemukan peluang, sekaligus tetap disiplin terhadap risk management,” ujar Andreas dalam siaran pers, Jumat (9/1/2026).
Dengan Technical Signals dan Screeners, pengguna kini dapat mengidentifikasi tren, potensi perubahan arah harga, serta aset-aset menarik tanpa perlu melakukan analisis manual yang kompleks atau menelusuri ratusan aset satu per satu.
Ia menjelaskan, Technical Signals adalah fitur sinyal trading berbasis analisis teknikal yang dirancang untuk menyederhanakan proses membaca market (kondisi pasar).
Seluruh sinyal diberikan dalam trading insight, lengkap dengan Entry, Take Profit, dan Stop Loss, probabilitas kesuksesan, serta informasi lainnya.
Fitur ini mengolah data harga dan pola chart menggunakan pendekatan teknikal yang teruji, lalu menyajikannya dalam bentuk insight yang ringkas dan mudah dipahami.
Sementara itu, Screeners memungkinkan pengguna menyaring aset berdasarkan kriteria tertentu untuk mempercepat proses trading serta pemaksimalan peluang.
Pluang menyediakan 15 kategori screener yang mencakup filter teknikal dan fundamental, seperti Profitable Market Leaders yakni aset dengan performa kuat dan posisi unggul di kategori/market-nya. Serta Golden Cross yang merupakan aset dengan indikasi MA (moving average) jangka pendek menembus MA jangka panjang.
Baca Juga: Saham RMKE Meroket 1.000%, Siap Cetak Laba Rp800 Miliar di Tengah Larangan Truk Batu Bara
Dengan pendekatan kurasi dan filter, Screener membantu pengguna memfokuskan perhatian pada aset yang sesuai dengan strategi — tanpa perlu menelusuri daftar aset satu per satu.
Sebelum adanya Technical Signals & Screeners, banyak trader harus mengombinasikan berbagai charting tools, indikator, dan daftar aset secara manual untuk menemukan peluang. Proses ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko terlewatnya momentum market.
Kini, proses menemukan aset potensial hingga membaca sinyal teknikal dapat dilakukan dengan cara jauh lebih mudah langsung di aplikasi Pluang. Pengguna tidak perlu lagi berpindah platform atau melakukan analisis berulang hanya untuk mencari peluang baru.
Kendati begitu, Technical Signals dan Screeners bukan merupakan ajakan beli atau jual. Seluruh kurasi yang ditampilkan bersifat informatif dan bertujuan membantu proses analisis awal.
Berita Terkait
-
Saham RMKE Meroket 1.000%, Siap Cetak Laba Rp800 Miliar di Tengah Larangan Truk Batu Bara
-
IHSG Masih Menguat di Jumat Pagi, Tapi Rawan Anjlok
-
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya
-
IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus
-
Sempat Tembus 9.000, IHSG Akhirnya Terkoreksi Imbas Aksi Ambil Untung
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai