- Citigroup akan memangkas sekitar 1.000 pekerjaan minggu ini sebagai bagian rencana pengurangan 20.000 karyawan hingga akhir tahun ini.
- Juru bicara menyatakan penyesuaian kepegawaian ini dilakukan agar selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan saat ini.
- CEO Jane Fraser memimpin perombakan sejak 2021 guna meningkatkan pendapatan dan memperbaiki tata kelola data bank.
Suara.com - Citigroup (C.N) akan memangkas sekitar 1.000 pekerjaan pada minggu ini. Pemangkasan ini diputuskan dikarenakan merupakan sebagai bagian dari rencana manajemen bsejak tahun lalu.
Dalam rencana itu, perusahaan bakal mengurangi jumlah karyawan sebanyak 20.000 pada akhir tahun ini. Namun, bank tersebut tidak mengungkapkan jumlah PHK yang akan dilakukan, tetapi dalam sebuah pernyataan mengatakan akan terus mengurangi jumlah karyawan pada tahun 2026.
"Perubahan ini mencerminkan penyesuaian yang kami lakukan untuk memastikan tingkat kepegawaian, lokasi, dan keahlian kami selaras dengan kebutuhan bisnis saat ini," ujar juru bicara perusahaan dilansir Reuters, Minggu (18/1/2026).
Saat ini, CEO Jane Fraser yang mengambil alih kepemimpinan pada tahun 2021, telah membentuk kembali perusahaan untuk menutup kesenjangan kinerja dengan para pesaingnya.
Fraser telah mempresentasikan rencana pada akhir tahun 2023 untuk meningkatkan pendapatan, merampingkan operasi, dan mengatasi kekurangan yang sudah lama ada dalam tata kelola data dan manajemen risiko bank.
Perombakan ini telah memicu gelombang pengunduran diri di unit kekayaan dan teknologi bank, dengan perombakan terbaru yang mengangkat Gonzalo Luchetti untuk menggantikan Mark Mason sebagai kepala keuangan.
"Jejak ritel Citi di AS jauh lebih kecil daripada pesaing yang lebih besar, bank ini memiliki sekitar 650 cabang yang terkonsentrasi di enam wilayah metropolitan utama," bebernya.
Sementara itu, bank yang berbasis di New York ini memiliki sekitar 229.000 karyawan tetap per 31 Desember 2024, menurut laporan tahunan terbarunya. Pahami tren ESG terbaru yang memengaruhi perusahaan dan pemerintah dengan buletin Reuters Sustainable Switch.
Baca Juga: Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Menuju Indonesia Digital, Akses Internet Cepat Menjadi Fondasi Utama
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Purbaya Umumkan Daftar 20 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Tak Ada Suahasil-Misbakhun
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya
-
BRI Life Perluas Jangkauan Asuransi Digital, Incar Segmen Ini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang