Suara.com - Di era globalisasi saat ini, kebutuhan untuk mengirim atau menerima uang dari luar negeri semakin meningkat. Baik itu untuk urusan bisnis, pengiriman uang ke keluarga (remanitansi), maupun pembayaran pendidikan di luar negeri.
Bagi nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), ada satu elemen kunci yang wajib diketahui sebelum melakukan transaksi lintas negara, yaitu Kode SWIFT.
Apa Itu Kode SWIFT?
SWIFT adalah singkatan dari Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication. Secara sederhana, kode ini berfungsi sebagai "alamat digital" yang unik bagi setiap bank di seluruh dunia.
Tanpa kode ini, bank di negara asal pengirim tidak akan tahu ke mana tepatnya uang harus dialokasikan dalam jaringan perbankan global.
Berapakah Kode SWIFT BSI?
Setiap bank memiliki identitas uniknya sendiri. Untuk Bank Syariah Indonesia, kode yang digunakan adalah:
BSMDIDJA
Mari kita bedah makna di balik deretan huruf tersebut:
Baca Juga: BSI Perluas Pembiayaan Proyek Efisiensi Negara
BSMD: Merupakan identitas unik Bank Syariah Indonesia (merujuk pada akar sejarahnya).
ID: Kode negara untuk Indonesia.
JA: Kode lokasi untuk kantor pusat (Jakarta).
Penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini, BSI menggunakan satu kode SWIFT utama ini untuk seluruh operasional internasionalnya.
Jadi, baik rekening Anda berada di cabang Aceh, Surabaya, maupun Makassar, Anda tetap menggunakan kode BSMDIDJA untuk keperluan transfer dari luar negeri.
Mengapa Kode SWIFT Begitu Penting?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi